SUARATERKINI, Jakarta – LDK (Lembaga Dakwah Kampus ) Al-Azzam Universitas Budi Luhur menggelar acara hari ibu yang bertemakan “the power of emak” dan Gerakan Menutup Aurat yang dilaksanakan pada Rabu, 18 Desember 2019 di Taman Tengah, Kampus Universitas Budi Luhur.

Adapun serangkaian kegiatan yang dilakukan meliputi dialog interaktif, puisi ibu dan tebar jilbab, kaos kaki serta manset secara gratis.

Hadir sebagai pembicara Safhira Alfarisi sebagai Founder and President Beasiswa 10.000 dan Linda Islami, Sos. M.Si selaku Dosen Universitas Budi Luhur dengan didampingi moderator Nur Siti Fatimah mahasiswi Fakultas Ilmu Komunikasi 2017.

Ketua Pelaksana, Yusi Alami mahasiswi Hubungan Internasional mengatakan,” acara ini dilaksanakan setiap setahun sekali dengan namanya Gerakan Menutup Aurat, selain memperingati hari Ibu.

Ditegaskan Yusi, kegiatan ini bertujuan untuk menyiarkan dan mengingatkan kembali kepada mahasiswi terkait kewajiban menutup aurat bagi umat Islam.

Gerakan Menutup Aurat menargetkan 300 wanita yang belum berhijab, bisa berhijab dan menutup auratnya lebih baik,” imbuhnya.

Ket Foto : (kanan) Linda Islami, Sos. M.Si selaku Dosen Universitas Budi Luhur saat berikan pemaparan.

Sementara itu, Linda Islami, Sos. M.Si selaku Dosen Universitas Budi Luhur menyampaikan,” kewajiban menutup aurat sudah dijelaskan dalam beberapa ayat pada surat-surat yang ada di dalam Al Qur’an selaku kitab pedoman umat Islam.

Sehingga sudah jelas tidak ada alasan lagi untuk tidak menutup aurat. Mengingat banyak sekali manfaat yang dapat dirasakan ketika menutup aurat,” ungkapnya di Taman Tengah, Kampus Universitas Budi Luhur kemarin.

Diantaranya yaitu menghindarkan diri dari fitnah dunia, terhindar dari tindakan kriminalitas dan pelecehan seksual yang saat ini marak terjadi, dicintai Allah dan RasulNya, serta manfaat kesehatan yang juga tidak diragukan lagi, yaitu dengan menutup aurat dapat menghindarkan diri dari panas matahari secara langsung, terhindar dari bahaya kanker yang diakibatkan oleh sinar UV,” jelasnya.

Ket Foto : Seluruh peserta berfoto bersama dengan narasumber. 

Semoga dengan dilaksanakannya acara ini dapat menjadi pengingat bagi masyarakat dalam menutup aurat sesuai tuntunan agama Islam.

Bagi kaum hawa yang belum berjilbab semoga segera dimudahkan untuk berjilbab, bagi yang sudah berjilbab namun belum memenuhi syariat semoga segera memenuhi syariat. Kaum adam pun semoga tidak kalah juga dalam memperhatikan batas-batas auratnya,” terangnya.

Dikesempatan yang sama, Safhira Alfarisi sebagai Founder and President Beasiswa 10.000 sangat mengapresiasi kegiatan seperti ini, apa lagi di generasi milineal saat sekarang.

Menurutnya, bagi generasi milenial, generasi yang banyak mau tau, generasi yang senang berkelompok yang mengikuti kegiatan bersama-sama. Dengan diadakan acara seperti ini bagus banget,” jelasnya.

Apalagi diarahkan ke lebih yang positif dan juga diarahkan lebih ke islaman, karena ini kemuslimahaan. Semoga kegiatan ini menjadi agenda rutin dengan lebih baik disetiap pelaksanaannya,” pungkas dia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here