Jalur Pendakian Gunung Cikuray Via Pos Pemancar

SUARATERKINI, Garut – Gunung Cikuray berada di perbatasan kecamatan Bayongbong, Cikajang, dan Dayeuh Manggung. Untuk mencapai Gunung Cikuray biasanya para pendaki naik kendaraan umum dari Bandung atau dari Tasikmalaya menuju terminal Guntur.

Dari sana diteruskan dengan angkutan kota menuju jalur pendakian, (Cikajang, Bayongbong atau Dayeuh Manggung). Ketiga jalur tersebut menawarkan medan yang sangat menarik dengan karakteristik masing-masing. Jalur bayongbong adalah jalur yang paling terjal, tetapi dapat cepat sampai di puncak.

Untuk mencapai puncak Cikuray, umumnya para pendaki mengawali perjalanannya melalui desa Dayeuh Manggung kecamatan Cilawu, Garut. Dibanding dengan jalur Bayongbong atau Cikajang, jalur ini relatif lebih mudah untuk didaki menuju puncak.

Dari terminal bus Guntur, Garut, dapat dilanjutkan dengan menggunakan angkot bernomor 06 yang memiliki trayek Garut-Cilawu. Lalu turun di Patrol dan kemudian lanjut menuju perkebunan teh Dayeuh Manggung. Dari Patrol, pendaki dapat menyewa jasa ojek.

Dan sampailah kita di pos pemancar. Pos pemancar ini menjadi tempat para pendaki melakukan registrasi ulang. Untuk lamanya perjalanan pendakian sekitar 6-7 jam perjalanan santai, untuk perjalanan turun tidak membutuhkan waktu panjang. Kurang dari 4 jam perjalanan kita sudah sampai di pos pemancar.

BACA JUGA:  Ini Paket Promo Tiket Best Deal Tahun Baru 2024 di Taman Safari Bogor

Terhampar pemandangan yang indah sekali dari puncak, Gunung Papandayan terlihat jelas dari area ini serta lautan awan yang sangat indah. Selain itu kita juga dapat menikmati pemandangan kota Garut dari ketinggian di area puncak Cikuray. Untuk mendaki gunung Cikuray disarankan pada musim pendakian, khususnya musim kemarau jika ingin menikmati sajian indah di puncak gunung.