SUARATERKINI, Tanjungpandan – Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia mendorong Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, untuk meningkatkan sektor produksi dala rangka pemulihan ekonomi lokal setelah pandemi Covid-19.

“Penyaluran dana PEN merupakan kebijakan negara untuk pemulihan ekonomi, namun masih ada beberapa masalah penyalurannya di tingkat bawah. Penyaluran dan pengawasan dana PEN harus menjadi tugas bersama sehingga pemulihan ekonomi di daerah dapat diatasi, perbankan didaerah harus memberikan kontribusi dalam penyaluran dana PEN,” ujar Wakil Ketua III DPD RI Sutan Bachtiar Najamudin di Tanjungpandan, Senin (31/5).

Ketua Komite IV DPD RI Sukiryanto menambahkan, pihaknya menyelenggarakan FGD di Belitung yang merupakan prioritas Komite IV DPD RI dimana tupoksinya ada dalam bidang pengawasan keuangan. Upaya pemulihan perekonomian merupakan tugas bersama dari seluruh stakeholder.

“Salah satu kendala mengapa dana PEN belum mampu mengangkat perekonomian di daerah, yaitu karena permintaan kredit yang turun. Bank Pembangunan Daerah harus dapat bersaing dengan bank Himbara dan swasta,” ujar Sukiryanto.

Lebih lanjut ia mengatakan, FGD ini diharapkan dapat menyerap aspirasi serta meningkatkan pengawasan anggaran dan keuangan, kinerja penyaluran dana PEN memerlukan pengawasan karena menggunakan uang negara.

“Komite IV perlu memastikan kelancaran penyaluran dana PEN dan kendalanya,” tambahnya.

Sementara Koordinator Tim Komite IV DPD RI, H. Darmansyah Husen mengatakan, keuangan adalah jantungnya pembangunan karena tanpa keuangan pembangunan tidak dapat berjalan.

“”Jadi yang perlu dipacu adalah sektor produksinya karena akan menimbulkan “multiplier effects” yang berguling dan berkali-kali,” tambah pria yang pernah menjabat sebagai bupati Belitung ini.

Sementara Sekda Kab. Belitung Hendra Caya mengatakan Pemerintah Belitung mengucapkan terima kasih kepada DPD RI atas dilaksanakannya kegiatan di Belitung karena Belitung merupakan daerah pariwisata yang sangat terdampak oleh pandemi Covid 19.

“Selain sektor pariwisata, Belitung saat ini juga mengandalkan sektor perikanan dan kelautan. Pada masa pandemi Covid-19, Kab. Belitung mendapatkan DID tambahan sebesar Rp 24,9 milyar dan ini sangat membantu pemulihan ekonomi di Belitung,” ujar Sekda. (wil)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here