SUARATERKINI, Jakarta – Industri golf Indonesia memasuki babak baru. Bukan hanya menjadi olahraga yang identik dengan lapangan hijau dan kalangan tertentu, golf kini terus berkembang menjadi ekosistem bisnis yang mencakup teknologi, lifestyle, pariwisata, komunitas hingga peluang investasi. Momentum tersebut coba ditangkap melalui Indonesia Golf Festival (IGF) 2026 yang menargetkan 30 ribu pengunjung dan transaksi hingga Rp20 miliar.
Target tersebut disampaikan dalam Press Conference Indonesia Golf Festival 2026 yang digelar Asosiasi Pemilik Lapangan Golf Indonesia (APLGI) bersama PT Satu Tujuan Event (SATUE), Rabu (14/10/2026), di DBS Bank Tower, Kuningan, Jakarta Selatan.
Mengusung tema “Elevate the Game, Expand the Sport”, IGF 2026 dirancang sebagai platform yang mempertemukan berbagai elemen dalam ekosistem golf, mulai dari pemilik dan pengelola lapangan, produsen perlengkapan, apparel, akademi golf, teknologi olahraga, golf simulator, golf travel, lifestyle brand, komunitas hingga masyarakat umum.
Ketua Umum APLGI, Budiarsa Sastrawinata, mengatakan penyelenggaraan IGF menjadi bagian dari upaya mendorong perkembangan industri golf sekaligus memperluas pengenalan olahraga tersebut kepada masyarakat.
Melalui festival ini, APLGI ingin membuka ruang interaksi yang lebih luas antara pelaku industri dengan konsumen, komunitas, mitra bisnis maupun calon pegolf.
“IGF bukan hanya tentang pameran produk golf, tetapi bagaimana seluruh ekosistem dapat bertemu, berinteraksi dan menciptakan peluang baru,” menjadi semangat yang diusung dalam penyelenggaraan IGF 2026.
Untuk penyelenggaraan tahun ini, IGF meningkatkan skala pameran secara signifikan. Area pameran diperluas menjadi 10.000 meter persegi, dua kali lipat dibandingkan 2025 yang berada di angka 5.000 meter persegi.
Jumlah peserta juga ditargetkan meningkat menjadi lebih dari 120 exhibitors dengan 150+ brand, dibandingkan 82 exhibitors dan 100+ brand pada penyelenggaraan tahun sebelumnya.
Pertumbuhan tersebut sejalan dengan peningkatan target pengunjung. Jika pada 2025 IGF mencatat 23.488 pengunjung, tahun ini jumlahnya ditargetkan mencapai 30.000 pengunjung.
Dari sisi transaksi, IGF 2025 mencatat nilai sekitar Rp10–15 miliar. Pada 2026, penyelenggara optimistis angka tersebut dapat meningkat menjadi Rp20 miliar.
Bambang Setiawan, Direktur Utama PT Satu Tujuan Event, mengatakan pihaknya berperan menerjemahkan visi APLGI ke dalam penyelenggaraan festival yang mampu memberikan pengalaman lebih luas kepada peserta maupun pengunjung.
“Dengan skala yang lebih besar dan program yang semakin beragam, kami ingin menghadirkan IGF sebagai destinasi bagi pegolf, calon pegolf, komunitas, keluarga dan masyarakat umum,” ujarnya.
IGF 2026 tidak hanya menawarkan aktivitas jual beli perlengkapan golf. Berbagai program disiapkan untuk memberikan pengalaman yang lebih interaktif sekaligus membuka peluang bisnis dan jejaring.
Sejumlah program yang akan dihadirkan antara lain Clearance Sale & Special Promotion, Golf Equipment Auction, Business Matching untuk segmen B2B, Product Launching, talkshow bersama praktisi dan atlet golf, Community Gathering, Golf Simulator & Mini Golf Experience, Coaching Clinic, hingga berbagai kompetisi dan aktivasi brand.
Rangkaian kegiatan tersebut diharapkan membuat pengunjung tidak hanya datang untuk melihat produk, tetapi juga mencoba langsung berbagai pengalaman golf, memperoleh edukasi dan memperluas jaringan.
Dengan konsep tersebut, IGF juga membuka peluang bagi masyarakat yang selama ini belum mengenal golf untuk mendapatkan pengalaman secara lebih dekat dan mudah.
Dukungan terhadap IGF 2026 juga datang dari PT Bank Central Asia Tbk (BCA) sebagai Official Bank Sponsor.
Kehadiran BCA tidak hanya mendukung penyelenggaraan dari sisi perbankan, tetapi juga menghadirkan kemudahan transaksi bagi pengunjung selama pameran.
Salah satu program yang ditawarkan adalah cicilan 0 persen serta cashback hingga Rp1,5 juta, sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku.
Informasi mengenai program tersebut dapat diakses melalui bca.id/igf2026.
Berbagai kemudahan transaksi tersebut diharapkan dapat mendorong pengunjung untuk berbelanja sekaligus memberikan nilai tambah bagi exhibitor selama penyelenggaraan IGF 2026.
Pertumbuhan IGF dari tahun ke tahun menjadi gambaran meningkatnya potensi pasar industri golf di Indonesia.
Pada 2025, IGF berhasil menghadirkan 82 exhibitors dan lebih dari 100 brand, dengan jumlah pengunjung mencapai 23.488 orang. Nilai transaksi yang tercatat berada pada kisaran Rp10–15 miliar.
Tahun ini, penyelenggara menaikkan target menjadi 120+ exhibitors, 150+ brand, 30.000 pengunjung dan transaksi Rp20 miliar.
Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa golf tidak lagi hanya dilihat sebagai aktivitas olahraga, tetapi berkembang menjadi ekosistem yang memiliki peluang ekonomi cukup luas.
Melalui IGF 2026, APLGI dan PT Satu Tujuan Event ingin mempertemukan industri, komunitas, institusi pendidikan, media, mitra strategis dan masyarakat dalam satu ruang kolaborasi.
Dengan mengusung semangat “Elevate the Game, Expand the Sport”, Indonesia Golf Festival 2026 diharapkan dapat menjadi katalis bagi pertumbuhan industri golf nasional sekaligus membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat untuk mengenal dan menikmati olahraga golf.
Bagi pelaku industri, IGF menjadi ruang untuk memperkenalkan produk dan inovasi. Bagi komunitas, menjadi tempat bertemu dan membangun jaringan. Sementara bagi masyarakat umum, festival ini menawarkan kesempatan untuk mengenal golf dari sisi olahraga, bisnis, teknologi hingga lifestyle.


