Suku Bunga Acuan Turun, Pasar Properti Optimis Tumbuh

SUARATERKINI, Tangerang – Penurunan suku bunga acuan sebesar 0,5% hingga menjadi 5,5% oleh Bank Indonesia (BI) merupakan keputusan yang tepat hal ini didasarkan tujuan untuk mendukung stabilitas eksternal dan langkah preemtive BI dalam mendorong momentum pertumbuhan ekonomi ke depan akibat perlambatan ekonomi global,” ungkap Kepala Ekonom PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI), Ryan Kiryanto.

Penurunan suku bunga acuan ini harus diikuti oleh penyesuaian bunga perbankan dan kredit. Jika suku bunga kredit juga bergerak turun, diharapkan dapat mendorong permintaan kredit baru dan tambahan kredit,” jelasnya.

Sementara itu GM Marketing Skandinavia apartment Hene Putro mengatakan Dengan BI yang sedang terus menurunkan suku bunga acuannya, konsumen yang sebelumnya berinvestasi pada deposito mulai beralih masuk pada instrumen properti karena mendapatkan bunga KPR maupun KPA yang lebih murah lagi.

Hene optimis dari tersisa 200an unit, kami memperkirakan pada tengah tahun 2020 akan terjual habis, pada Open House di kantor Marketing Skandinavia Kota Tangerang, Banten, 31/08.

BACA JUGA:  Kolaborasi Indonesia Modest Fashion dan Sarinah Gelar Acara Royal Raya Runway 2023

Kami juga bekerjasama dengan berbagai agen properti dalam program-program penawaran terbaik yang bisa kami berikan untuk para calon pembeli. September yang akan datang kami juga akan ikut serta dalam momentum Harpropnas 2019 yang diselenggarakan oleh 99.co, dimana potongan yang menarik tersedia selama masa program yang akan berlangsung selama 9 hari tersebut,” tambah Hene.