SUARATERKINI, Tanjungpandan – Rumah isolasi mandiri bagi pasien Covid-19 di Desa AikPelempang Jaya, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung yang sempat menuai polemik karena ditolak warga, akhirnya dipindahkan.

Warga menilai lokasi rumah isolasi mandiri yang sebelumnya berada di tengah-tengah perumnas, terlalu dekat dengan penduduk lain sehingga rawan penularan.

“Berdadarkan hasil musyawarah dengan BPD dan warga, diputuskan rumah isolasi mandiri tersebut dipindahkan ke bangunan desa yang selama ini difungsikan sebagai kantor PKK, posyandu dan PAUD,” ujar Kades Air Pelempang Jaya, Rezali, Jumat (28/5) malam.

Selanjutnya Rezali menambahkan, sekolah pendidikan anak usia dini (PAUD) dan posyandu akan dipindahkan sementara ke rumah yang telah disewa pemerintah desa di perumnas yang sebelumnya menjadi rumah isolasi mandiri (tukar tempat).

“Demi kebaikan semua, kita tukar tempat saja. Lokasi PAUD yang mulai bulan Juni akan dipakai sekolah kembali, ditukar ke perumnas,” tambahnya.

Bangunan milik pemerintah desa yang selama ini difungsikan sebagai Posyandu yang letaknya di sebelah Balai Desa tersebut memang berada di lokasi yang jauh dari pemukiman warga, sehingga dirasa lebih aman bagi warga lain.
Sementara Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Aik Pelempang Jaya, Rozali mengatakan seharusnya semua hal dikomunikasikan dulu dengan BPD.

Dampak covid ini bukan main-main. Pada saat penyusunan anggaran covid sudah disetujui refocusing untuk covid sebagai program pemerintah, tapi jangan di tempat yang padat penduduknya.

“Ke depan jika ada sesuatu yang ingin dibicarakan, silahkan sampaikan ke BPD, karena itulah fungsi BPD, kemudian dari BPD baru disampaikan ke kades, jangan langsung ke media sehingga menjadi polemik,” ujar Rozali. (wil)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here