Suaraterkini.com – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Al-Azhar Indonesia (FEB UAI) menggelar Sekolah Pasar Modal (SPM) bekerja sama dengan Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Phillip Sekuritas Indonesia, Selasa 29 April 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Kelompok Studi Pasar Modal (KSPM) FEB UAI.
Sekolah Pasar Modal Batch 1 diikuti sekitar 200 peserta yang terdiri dari mahasiswa UAI dan siswa SMA. Program ini bertujuan memberi pemahaman dasar pasar modal sekaligus meningkatkan literasi keuangan dan investasi sejak dini bagi generasi muda.
Acara dibuka Rektor Universitas Al-Azhar Indonesia, Prof. Dr. Widodo Muktiyo. Ia menekankan pentingnya literasi keuangan dan investasi sebagai kompetensi dasar generasi muda di tengah dinamika ekonomi dan dunia kerja yang kompetitif.
Menurut Widodo, pemahaman pasar modal tidak hanya bermanfaat bagi pengelolaan keuangan pribadi, tetapi juga berkontribusi pada pembangunan ekonomi nasional melalui peningkatan partisipasi masyarakat dalam investasi yang sehat dan bertanggung jawab.
Dekan FEB UAI, Dr. Hanny Nurlatifah, menyampaikan, “Melalui Sekolah Pasar Modal ini, kami berupaya membekali mahasiswa UAI, khususnya di Fakultas Ekonomi dan Bisnis, dengan kompetensi tambahan yang relevan dengan kebutuhan industri. Di sisi lain, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk meningkatkan literasi investasi sebagai bekal penting bagi masa depan yang berkelanjutan.”
Ia menambahkan, pemahaman pasar modal semakin penting seiring berkembangnya alternatif investasi dan meningkatnya keterlibatan generasi muda dalam aktivitas keuangan digital. Karena itu, perguruan tinggi berperan strategis memberi edukasi yang komprehensif dan berimbang.
Pasar modal berfungsi menghimpun dana masyarakat untuk disalurkan ke perusahaan dan institusi produktif. Selain alternatif investasi, pasar modal mendorong pertumbuhan ekonomi nasional dan memperkuat struktur pembiayaan jangka panjang.
Keberhasilan pasar modal bergantung pada literasi dan partisipasi masyarakat. BEI konsisten mengembangkan program edukasi, salah satunya melalui Galeri Investasi dan Galeri Investasi Syariah di perguruan tinggi.
Galeri Investasi mengusung konsep 3 in 1 yang melibatkan BEI, perguruan tinggi, dan perusahaan sekuritas. Mahasiswa tak hanya mendapat teori, tetapi juga pengalaman praktis lewat akses data pasar real-time, simulasi, hingga transaksi investasi.
FEB UAI juga membentuk Kelompok Studi Pasar Modal (KSPM) sebagai penggerak pembelajaran pasar modal. KSPM aktif menyelenggarakan pelatihan analisis investasi, diskusi pasar modal, serta Sekolah Pasar Modal bagi mahasiswa dan masyarakat umum.
Keberadaan Galeri Investasi dan KSPM di FEB UAI diharapkan mendukung perluasan inklusi keuangan serta membentuk generasi investor yang cerdas, rasional, dan bertanggung jawab, sejalan dengan tujuan pengembangan pasar modal nasional yang kuat, inklusif, dan berkelanjutan.


