SUARATERKINI, Manggar – Bupati Belitung Timur Burhanudin mengatakan semua stakeholders pembangunan harus mampu bersinergi dalam membangun daerah Belitung Timur. Hal tersebut ia ungkapkan saat membuka Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Belitung Timur tahun 2021-2026 di Auditorium Zahari MZ, Manggar, Senin (21/6).

Burhanudin menekankan, pihaknya membutuhkan komitmen dan rasa memiliki dari seluruh perangkat daerah terhadap Belitung Timur. Ia mendorong setiap aparatur yang masih punya hati untuk mengurus daerah ini secara bersama.

“Jangan lagi ada ribut karena hasil pilkada, kalau begitu terus kita tidak maju-maju. Yang kita inginkan adalah bagaimana membuat masyarakat Beltim bangkit. Yang baik kita pertahankan, yang kurang kita tingkatkan,” ujarnya.

Dalam penyusunan program pembangunan lima tahun ke depan tersebut, Burhanudin dan Wakil Bupati Khairil Anwar sudah memiliki prioritas. Di antaranya ialah perbaikan kinerja aparatur dan memperbaiki tata kelola pemerintahan. Ia menegaskan tidak ingin ada lagi aparatur yang masih ngopi pukul 10 pagi ataupun aparatur yang malas-malasan.

Selain itu, Burhanudin menyatakan sektor kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur menjadi prioritasnya selama lima tahun ke depan. Dia menjelaskan di sektor infrastruktur pentingnya ada pelabuhan untuk menjadi pintu keluar masuk barang-barang yang bisa jadi sumber pemasukan daerah.

“Pelabuhan Dendang itu akan kita perjuangkan terus, lemudian Pelabuhan Manggar dan Gantung itu kan pelabuhan perikanan nasional, kenyataannya sekarang dangkal. Itu yang akan kita prioritaskan,” tegas pria yang akrab disapa Aan ini.

Terkait sektor pertambangan, dia mengatakan negara membutuhkan devisa untuk pendapatan negara. Sementara daerah tidak memiliki kewenangan mengurusi sektor pertambangan karena seluruhnya berada di pusat.

“Tapi bagaimana hulu dan hilirnya daerah ini yang kita perhatikan. Kebanyakan orang kalau sudah dalam zona nyaman akan lupa, tapi kalau sudah tidak nyaman akan ribut. Mari kita perbaiki, bukan mengkritik tanpa solusi. Daerah ini kan daerah kita sama-sama,” lanjut Aan.

Pihaknya berpesan kepada seluruh jajarannya kepala OPD agar merencanakan setiap program secara terintegrasi sehingga mencapai hasil yang optimal.

“Jangan ada lagi ego sektoral dalam pembangunan kita demi masyarakat,” pesan Aan.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Belitung Timur Bayu Priyambodo mengatakan setelah dilaksanakan musrenbang ini, pihaknya akan menyempurnakan dokumen rancangan tersebut atas saran dan masukan dari yang hadir di musrenbang.

“Kemudian disusun menjadi rancangan akhir RPJMD 2021-2026. Lalu akan disampaikan ke bupati dan, bupati akan sampaikan sebagai lampiran raperda RPJMD pada DPRD sehingga DPRD punya banyak waktu sebelum dijadikan perda,” tutup Bayu. (wil)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here