SUARATERKINI, Jakarta,- Pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia terus meningkat seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi. Pergeseran lini usaha mikro, kecil, dan menengah terhadap teknologi juga kian bertambah, di mana pada Februari 2022 Kementerian Koperasi dan UKM mencatat sebanyak 17,25 juta unit usaha yang saat ini telah terhubung ke dalam ekosistem digital.

Perkembangan digital yang pesat dan masif saat ini harus disambut sebagai momentum untuk beradaptasi agar bisnis dapat tumbuh lebih cepat dan mampu bersaing. Kemampuan beradaptasi menjadi modal fundamental yang perlu dimiliki oleh para pemilik lini usaha mikro, kecil, dan menengah. Namun demikian, tidak hanya modal, UMKM yang go digital juga perlu dukungan dari pihak lainnya seperti platform berjualan online yang tidak memberatkan.

“Dalam membangun usaha pasti ada tantangan, namun tidak semua tantangan harus dihadapi sendiri. Dengan menyediakan fitur jual beli online, Wehelpyou bertujuan untuk membantu UMKM menghadapi tantangan-tantangan digital yang ada,” kata CEO & Founder Wehelpyou, Muhamad Noor Sutrisno.

Wehelpyou sebagai penyedia solusi layanan digital dengan komitmen terhadap sektor UMKM terus menghadirkan inovasi guna mendorong eksistensi bisnis kecil dan menengah di Indonesia. Kali ini Wehelpyou menghadirkan sebuah fitur jual-beli online, Wehelpyou Buy & Sell, sebuah fitur yang diharapkan dapat memberikan alternatif berjualan online bagi para pemilik usaha yang hendak memulai bisnisnya pada ekosistem digital.

Setelah dua tahun melalui pandemi, UMKM mendapat sorotan cukup besar dan dinilai
menjadi tulang punggung ekonomi bangsa. Hal ini perlu terus dipertahankan dan terus
didukung. “Dukungan ini perlu datang dari berbagai pihak, oleh karena itu kami merasa perlu secara aktif menyediakan inovasi-inovasi yang mampu mendukung teman-teman pelaku UMKM untuk lebih produktif dari waktu ke waktu,” tambah CEO & Founder Wehelpyou yang akrab disapa Ino.

Wehelpyou melalui fitur Buy & Sell hadir dengan menerapkan komisi sebesar 10 persen dari setiap produk dan transaksi yang dilakukan pada aplikasi. Komisi tersebut dinilai lebih rendah dibandingkan dengan komisi pada umumnya, yakni 20 hingga 30 persen. Dukungan ini dapat dirasakan bagi setiap pemilik usaha yang ingin bergabung ke dalam ekosistem digital, mulai dari bisnis makanan dan minuman, bisnis parcel atau hampers, hingga produk-produk dari toko kelontong. Tidak hanya sampai situ, fitur Buy & Sell juga menyediakan layanan pengiriman multi-delivery yang memudahkan pebisnis seperti Lalamove, Borzo, JNE, J&T, JNE, PAXEL, dan NinjaXpress dengan layanan pembayaran yang juga bervariasi, mulai dari GoPay, ShopeePay, OVO, DANA, dan Paydia.

“Kemudahan mendaftarkan bisnis pada fitur Buy & Sell juga dapat dirasakan oleh para pemilik usaha, yaitu dengan mengunggah foto KTP dan verifikasi toko dilakukan di hari yang sama atau sameday. Dengan ini kami berharap UMKM akan terus bangkit dan dapat terus berkontribusi terhadap perekonomian Indonesia,” tutup Ino. (Rep)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here