Suaraterkini, Jakarta,- Lulusan perguruan tinggi saat ini memiliki tantangan yang cukup komplek, terutama dalam menghadapi problema kehidupan masyarakat di era digitalisasi 4.0 yang tidak hanya memerlukan keahlian, tetapi juga keterampilan dan kearifan serta keteladanan sebagai pengembangan nilai-nilai keilmuan berdasarkan nilai-nilai Agama sesuai dengan visi dan misi Universitas Islam Jakarta.

Hal tersebut dikatakan Rektor Universitas Islam Jakarta Prof Raihan sesaat sebelum Sidang Senat Terbuka dalam agenda wisuda ke 55 di Balai Sudirman Jakarta (19/12).

“Kemajuan teknologi di era revolusi industri 4.0 harus di imbangi dengan nilai-nilai akhlak yang mulia karena itu yang membedakan antara manusia dengan robot atau manusia yang lain terutama lulusan Universitas Islam Jakarta” jelasnya

Pada wisuda kali ini berjumlah 385 wisudawan yang terdiri dari 292 orang program S1, dan 90 orang untuk program S2 orang serta 3 program Wisudawan S3.

Raihan mengajak Lulusan Universitas Islam Jakarta mempunyai etos kerja Islam dalam bidang profesi masing-masing, berasaskan ilmu Amaliah dan amal ilmiah, tingkatkan terus kompetensi Sesuai dengan perkembangan ilmu dan teknologi serta berakar budaya bangsa dilandasi dengan nilai-nilai agama, tambahnya.

Selama tahun 2019, lanjut raihan mahasiswa Universitas Islam Jakara meraih prestasidi berbagai kompetisi mulai dari level regional maupun nasional, selain dari pada itu secara kelembagaan, Universitas Islam telah menjalin kerjasama dengan berbagai kampus di dalam dan luar negeri, tutup Raihan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here