SUARATERKINI, Tanjungpandan – Dalam rangka memulihkan ekonomi dalam bidang pariwisata yang sempat terpuruk karena pandemi Covid-19, Kabupaten Belitung menjadi tuan rumah bagi pelaksanaan _event_ Festival Desa Wisata Nusantara pertama, yang diselenggarkaan di Pantai Tanjungpendam, Tanjungpandan, Belitung, 30 Maret sampai 2 April 2021.

“Selamat datang kepada seluruh peserta, kami bersyukur dan berterima kasih karena kegiatan ini dapat diselenggarakan pertama kali diadakan di Belitung,” ujarnya saat membuka acara tersebut, Selasa (30/3) malam.

Pria yang akrab disapa Sanem ini melanjutkan, Belitung memang merupakan salah satu dari 10 destinasi wisata prioritas, walaupun masih berada dalam masa pandemi sehingga semua daerah mengalami kesulitan.

“Kebijakan Kabupaten Belitung yaitu setiap desa harus memiliki 1 destinasi wisata. One _Village One Tourism Destination_,” tambah pimpinan daerah yang pada 20 April mendatang akan diresmikan sebagai salah satu destinasi Unesco Global Geopark (UGG) tersebut.

Dikatakannya, bahwa Pemerintah Kabupaten Belitung sangat mensupport destinasi wisata apapun di desa-desa di Belitung, baik itu pantai, gunung, hutan dan sebagainya. Beberapa desa bahkan menurutnya sudah mendapat penghargaan terkait destinasi wisata.

“Selama ini hasil bumi dari desa dibawa ke kota, sehingga orang kota yang kaya dan menikmatinya, sekarang saatnya orang kota datang ke desa untuk berwisata,” tambahnya.

Senada dengan Bupati, Ketua DPC Masyarakat Desa Wisata (Masata) Provinsi Bangka Belitung, Syawaludin mengatakan dalam masa pandemi Covid-19, sektor pariwisata adalah sektor yang paling terkontraksi terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Banyak masyarakat yang tidak bisa mengembangkan ekonomi kreatifnya, oleh karena itu kami berharap melalui event yang diselenggarakan masata ini, masih bisa tumbuh ekonomi melalui pariwisata,” ujar Syawaludin.

Menurutnya, Masata dapat menjadi magnet yang bisa mensinergikan beberapa pihak agar pertumbuhan ekonomi semakin pesat. Kedepan, masata akan tetap melaksanakan event untuk mengembangkan wisata baik di Belitung maupun Babel secara keseluruhan.

Ditambahkan Ketua DPC Masata Belitung sekaligus Ketua Panitia Pelaksana Festival Desa Wisata Nusantara, Saefuddin, bahwa event yang digelar dari tanggal 30 Maret sampai 2 April 2021 merupakan event masata pertama dengan lingkup nasional.

“Kami berharap peserta event dapat tetap menjaga protokol kesehatan, dimana event ini sangat berisiko karena dilaksanakan di tengah pandemi,” tambahnya.

Event Festival Desa Wisata Nusantara ini dihadiri juga oleh Bupati Garut Rudy Gunawan, Wakil Bupati Penajam Paser Utara Hamdam, Wakil Bupati Buton Iis Elianti, Kepala Dinas Pariwisata Belitung Jasagung, dan perwakilan dari DPC-DPC Masyarakat Sadar Wisata seluruh Indonesia. (wil)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here