Suaraterkini, Jakarta,- Bangsa indonesia merupakan bangsa yang besar, yang terdiri dari berbagai suku, bangsa, ras dan agama, sehingga perlu kearifan lokal mengelola perbedaan, mewujudkan indonesia yang aman, damai, dalam menjaga NKRI, hal tersebut dikatakan Ketua Umum Pertiwi Indonesia Putri K. Wardani memperingati setahun berdirinya organisasi Pertiwi.

Sebagai organisasi masyarakat sipil, Pertiwi berganti nama menjadi Perkumpulan Perempuan Pertiwi Indonesia. Dengan kekuatan jaringan di berbagai pelosok Indonesia, lebih dari 9100 anggota Pertiwi Indonesia siap bersama-sama dengan pemangku kepentingan lain, membangun ekosistem kebaikan di Indonesia, katanya.

Ekosistem kebaikan mutlak dibutuhkan untuk memberi ruang dan memastikan
setiap anak bangsa –saat ini dan di masa mendatang- dapat berkolaborasi untuk
Indonesia maju. “Ekosistem kebaikan mampu menjadi ‘ruang bersama’ perwujudan prinsip Bhinneka Tunggal Ika dalam kehidupan sehari-hari,” ucap Putri di Jakarta (21/11).

Kedepannya, ucap Putri, Pertiwi Indonesia akan secara aktif mengambil bagian
dalam pembangunan sumber daya manusia. Dan sebenarnya Indonesia
sudah memiliki ‘modal kebaikan’ yang besar. Terutama setelah reformasi,
Indonesia lebih memiliki kebebasan berpendapat dan berkreasi.

Pertiwi Indonesia mengambil peran sebagai pihak yang berperan aktif, berkolaborasi dengan pihak-pihak terkait, dan bersinergi agar lebih kuat dan memiliki dampak berkelanjutan. “Intinya budidaya kebaikan untuk membangun
ekosistem kebaikan,” tutup Putri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here