SUARATERKINI, Jakarta,- NSLIC/NSELRED adalah proyek yang didanai Pemerintah Kanada melalui Global Affairs Canada (GAC) bekerja sama dengan Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas.

Bekerja untuk mendukung prioritas Pemerintah Indonesia dalam iklim investasi dan pengembangan ekonomi lokal, NSLIC memberikan peningkatan kapasitas untuk meningkatkan kemampuan kementerian nasional dan pemerintah daerah untuk mengatasi kendala utama dalam regulasi bisnis dan perizinan untuk pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Berkoordinasi erat dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN RB), NSLIC berkontribusi dalam pengembangan dan sosialisasi Pedoman Nasional pengembangan Mal Pelayanan Publik yang akan digunakan oleh 37 provinsi. Bekerja sama dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), NSLIC mendukung penyusunan beberapa Pedoman Nasional Kerjasama Antar Daerah untuk 37 provinsi di Indonesia. Upaya meningkatkan investasi di Indonesia dibantu melalui serangkaian intervensi teknis pada Regulatory Impact Assessment Kementerian Pertanian, kontribusi untuk pengembangan NSPK (Norma, Standar, Prosedur dan Kriteria) nasional serta membangun Standar Operasional Prosedur (SOP) dan pedoman praktik terkini perizinan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Risk Based Assessment (RBA).

Di provinsi mitra Gorontalo dan Sulawesi Tenggara, NSLIC bekerja meningkatkan sumber daya manusia dan kelembagaan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dan Mal Pelayanan Publik (MPP). Di tingkat lokal NSLIC juga bekerja di 18 Kawasan Perdesaan Prioritas Nasional (KPPN) sebagaimana diidentifikasi dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019 dan 2020-2024, dan 13 kabupaten/kota tambahan untuk Program Akses Pasar. Selain itu, NSLIC mendukung 10 kabupaten/kota di Gorontalo dan Sulawesi Tenggara meningkatkan nilai tambah produk lokal dan meningkatkan produktivitas dan daya saing usaha Mikro dan Kecil (UMKM) dalam membangun keterampilan e-commerce, pemasaran daring dan ekspor digital serta menciptakan keterkaitan bisnis jangka panjang untuk membuka dan meningkatkan akses pasar.

Semua program diarahkan untuk meningkatkan pendapatan perempuan dan laki-laki miskin di Indonesia khususnya paska pandemi COVID-19. Program-program NSLIC/NSELRED dilakukan melalui kerjasama dan kemitraan erat dengan berbagai Kementerian/Lembaga Nasional dan Pemerintah Daerah serta dengan sektor swasta untuk lebih meningkatkan kemampuan UMKM memanfaatkan alat daring dan digital untuk mempercepat ekspor dan pada saat yang sama mengurangi biaya melakukan ekspor.

Menurut Kevin Tokar, Kepala Kerjasama Pembangunan Kanada di Indonesia, “Kanada berkomitmen mendukung Indonesia mencapai tujuan pembangunan, termasuk upaya memperkuat mata pencaharian dan meningkatkan peluang ekonomi bagi masyarakat yang lebih rentan di seluruh Indonesia. Kami senang terutama karena dukungan kami terhadap proyek NSLIC telah membantu banyak kelompok dan usaha yang dipimpin perempuan yang menerima pengembangan kapasitas yang diperlukan untuk meningkatkan daya saing mereka dan mendapatkan akses lebih besar ke pasar domestik dan internasional, sekaligus meningkatkan iklim investasi di tingkat lokal melalui reformasi kunci. Dengan berakhirnya proyek, kami optimis kegiatan dan hasil ini dapat dipertahankan dan direplikasi di bawah kepemimpinan pemerintah pusat dan daerah”.

Secara total, NSLIC telah berhasil mendukung lebih 5.800 unit usaha atau sekitar 72.800 pengusaha perorangan yang terdiri dari kelompok usaha, koperasi, dan usaha mikro dan kecil (UMKM). Sekitar 35% unit usaha dimiliki dan dikelola perempuan dan 41% pengusaha adalah perempuan.
Untuk mempromosikan replikasi dan keberlanjutan model NSLIC/NSELRED di antara para pemangku kepentingan proyek, sebelum Acara Penutupan NSLIC, NSLIC menyelenggarakan Lokakarya Diseminasi setengah hari pada 28 – 29 September 2022 di Hotel Sahid Jaya Jakarta untuk berbagi pedoman nasional dan metodologi yang dihasilkan dari intervensi proyek serta berbagi pembelajaran bagi Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota.

Menurutnya, Sebagai mitra nasional Indonesia dengan Pemerintah Kanada dalam proyek NSLIC/NSELRED, Bappenas sangat mendukung upaya proyek meningkatkan iklim investasi lokal, memperkuat keterkaitan pembangunan ekonomi regional/lokal untuk mengurangi disparitas regional. Dukungan proyek ini sejalan dengan prioritas Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024 terutama pada PN Prioritas Nasional I Penguatan Ketahanan Ekonomi dan PN 2 Pembangunan Daerah untuk mengurangi disparitas dan menjamin pemerataan. Selanjutnya, pembelajaran proyek NSLIC/NSELRED harus ditindaklanjuti dengan replikasi dan intervensi di wilayah lebih luas dan sektor lainnya, internalisasi intervensi praktik baik ke dalam sistem pembangunan pasca proyek untuk memastikan pembangunan nasional dan daerah yang berkelanjutan.
Pada Lokakarya Diseminasi dan Acara Penutupan 28 – 29 September 2022 di Jakarta, NSLIC juga menyampaikan lewat pameran mini Manajemen Pengetahuan Proyek – video, infografis, manual dan publikasi – serta menampilkan komoditas dan produk produksi lokal dari seluruh daerah percontohan NSLIC.

“NSLIC/NSELRED sekali lagi bangga berada di baris depan dalam upaya membantu Pemerintah Indonesia dalam reformasi regulasi, inisiatif kemudahan berusaha dan operasionalisasi kerjasama antar daerah antar pemerintah daerah serta berbagai pencapaian dalam membangun pendapatan bagi masyarakat petani dan UMKM domestik Indonesia, baik perempuan maupun laki-laki, melalui peningkatan akses iklim investasi ke pasar domestik dan internasional untuk produk dan komoditas yang ditanam secara lokal. Hanya melalui upaya bilateral bersama seperti ini dengan tambahan dukungan sektor swasta, kehidupan masyarakat miskin dan kurang beruntung akan ditingkatkan. Kanada dengan senang hati ikut berperan melalui Proyek NSLIC/NSELRED.”, tutupnya. (Rep)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here