Revolusi industri 4.0 memiliki tiga peluang, yaitu Workforce digitization atau terciptanya lapangan kerja yang baru, hal tersebut dikatakan Menteri Komunikasi dan Informasi RI Rudiantar di Auditorium Hotel Pullman, Jakarta Barat (9/10).

“Lapangan pekerjaan baru saat ini sudah bermunculan akibat masuknya era digital 4.0, ini merupakan satu fenomena di era digital, pekerjaan yang dulunya tidak ada kemudian muncul dan menggantikan pekerjaan yang sudah ada, kebanyakan pekerjaan yang tergantikan ialah pekerjaan yang sifatnya repetitif,” jelas rudiantara dihadapan 786 Wisudawan/wati dari berbagai jurusan dan Fakultas pada Wisuda S1, D3, Profesi dan Pasca Sarjana, Universitas Esa Unggul (UEU).

Dalam orasi ilmiah dengan mengangkat tema “MEMPERSIAPKAN GENERASI MUDA YANG MEMILIKI KOMPETENSI UNGGUL.” Lanjut rudi, Peluang kedua yakni Economy Sharing, menurutnya di era digital saat ini economy sharing telah bermunculan salah satunya terdapat pada berkembangnya E-commrce dan Online Shop. Perputaran economy sharing di dunia digital menurut Rudiantara akan terus berkembang terutama di tahun 2020 dimana tren ekonomi digital dapat menghasilkan 130 miliar dollar.

“Jika dahulu orang ingin melakukan transaksi atau persoalan keuangan harus datang ke bank namun saat ini masyarakat dimudahkan untuk mengakses layanan keuangan, contohnya munculnya layanan keuangan digital berbasis aplikasi dan daring,” ucapnya.

Senada dengan Menteri Komunikasi dan Informatika, Rektor Universitas Esa Unggul, Dr.Ir.Arief Kusuma, M.B.A berpesan kepada Wisudawan untuk selalu mengupgrade Skill dan pengetahuan agar mampu bersaing dan menjadi lulusan yang unggul.

“Saya berharap semangat belajar kalian tidak berhenti sampai di sini saja, namun mampu mengembangkan kemampuan Kognitif dan High Order Thinking Skills (HOTS) kalian agar mampu bersaing di era digital saat ini, karena persaingan kalian bukan lagi antar manusia saja namun kalian akan bersaing dengan Robot dan mesin,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here