Suaraterkini, Jakarta,- Menyadari arti penting untuk mencintai diri sendiri agar dapat menikmati hidup yang lebih baik ini pula yang dirasakan sejalan dengan kampanye komunikasi yang diusung KT&G Indonesia di tahun 2020 ini bertajuk ‘LOVE YOURSELF 2020’, yang ditandai dengan kick off peluncurannya di Penthouse by the Papillon Kemang, Jakarta, kemarin.

KT&G Indonesia sendiri merupakan perusahaan sigaret terbesar ke-9 di dunia pada tahun 2018 menurut Statista, dengan merek andalannya yaitu ESSE, Dengan terus berinovasi ESSE juga percaya bahwa hidup lebih baik dapat terwujud dengan terus mendengarkan suara hati dan mencintai diri sendiri dan tak membiarkan penilaian orang lain mempengaruhi kita. Lebih dekat, kampanye ‘LOVE YOURSELF 2020’ ini tercipta untuk menginspirasi anak muda Indonesia agar selalu berusaha menjalani hidup yang lebih baik.

Strategic & Planning Manager of KT & G Indonesia Eka Tangkere merasa antusias dengan memperkenalkan kampanye komunikasi brand ESSE yang lebih merangkul konsumen untuk mulai mencintai diri sendiri.

“Kami bangga dapat memperkenalkan kampanye ‘LOVE YOURSELF 2020’ ke masyarakat Indonesia. Kampanye komunikasi ini sesuai dengan brand kami yang senantiasa berinovasi dan menginspirasi anak muda Indonesia untuk dapat mencintai diri sendiri dan menjaga keseimbangan dengan masyarakat sekitar. Kami sadar untuk dapat menjaga kestabilan brand awareness kami di masyarakat, kami harus terus menghadirkan komunikasi yang strategis dan untuk itulah kami hadirkan kampanye komunikasi yang lebih kekinian”, tuturnya.

Ditambahkannya, “Kampanye ini juga menandai tekad KT&G Indonesia untuk terus menghadirkan lebih banyak acara event dan produk yang di sesuaikan dengan selera konsumen – sebuah tekad yang di dasari keinginan untuk memuaskan pelanggan kami”.

Sementara itu, kehadiran kampanye ‘LOVE YOURSELF 2020’ yang di usung brand ESSE juga di apresiasi oleh salah satu psikolog ternama Indonesia, Elizabeth Santosa, M.Psi, Psi, SFP, ACC. Ia sendiri senantiasa menekankan bahwa belajar mencintai diri sendiri itu bukan berarti individu memberi asupan bagi kebutuhan ego pribadinya untuk merasa senang. Menurutnya definisi kata senang dan bahagia adalah dua hal yang berbeda.

Dan ia mengakui bahwa masih banyak salah kaprah kebanyakan masyarakat Indonesia mengenai happiness. Banyak orang mengira arti kata happy adalah ‘rasa senang’ yang sifatnya sementara. Tetapi sebenarnya yang di maksud happy dalam penelitian yang telah ia lakukan di tahun 2016 – 2018 adalah ‘kebahagiaan’ yang sifatnya ‘jangka panjang’, lebih tepatnya damai sejahtera atau well being.

Elizabeth menuturkan, “Mencintai diri sendiri berarti dapat menciptakan kepuasan, rasa damai, percaya diri dan kondisi zen pada pikiran dan hati kita. Untuk dapat mencintai diri sendiri, hal pertama yang dapat kita lakukan adalah memahami diri sendiri. Kita sangat mudah menilai orang lain baik perilaku maupun sifat mereka, tetapi kita jarang mengerti apa yang sebenarnya ada di dalam diri kita”.

Dilanjutkannya, “Seseorang di nilai dapat mencintai dirinya dengan baik yaitu dengan melihat perilaku sehari-hari. Apakah bermanfaat bagi dirinya? Apakah bermanfaat untuk orang lain? Kualitas hubungan dengan dirinya sendiri ini dapat di tumbuhkan melalui tingkat kepercayaan diri dan nilai diri yang positif (self-esteem maupun intrapersonal) serta kualitas hubungan dengan orang lain di sekitarnya (interpersonal).

“Saya salut dengan brand ESSE yang mau mengajak masyarakat khususnya generasi muda indonesia yang kerap dilanda krisis kepercayaan untuk mulai mencintai diri mereka sendiri, agar dapat lebih baik agar dapat menyebarkan kebaikan kepada sekitarnya”, pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here