SUARATERKINI, Jakarta – Asian Productivity Organization (APO) kembali menggelar forum untuk negara-negara anggotanya. Acara yang semula akan diadakan di India ini akhirnya dilakukan secara virtual selama tiga hari, yaitu pada tanggal 4-6 November 2020 lalu.

Pada forum pertemuan internasional ini, Universitas Trilogi kembali terpilih sebagai perwakilan dari negara Indonesia.

‘Pertemuan khusus bagi women entrepreneur terpilih ini membahas diantaranya tentang tantangan yang ada pada setiap bisnis yang dijalani. Juga membahas tentang proposisi nilai dan strategi distribusi yang sejalan dengan proposisi nilai itu,” ungkap Dr. Inanpi Hidayati Sumiasih, peserta yang terpilih mewakili Indonesia dalam rilis yang diterima Suaraterkini.com, Rabu (11/11/20).

Acara yang mengambil tema besar ‘Digital Agribusiness for Women Entrepreneurs’ ini diikuti oleh 16 peserta dengan delegasi tiap negara sebanyak 1- 3 orang.

Lebih lanjut, Dr Inanpi yang juga sebagai Dekan Fakultas Bioindustri dan Ekonomi Bisnis Universitas Trilogi ini juga menjelaskan,” ada beberapa topik lain yang menjadi konsenterasi dalam forum tersebut, yaitu strategi digital marketing, kecerdasan buatan dalam pertanian dan juga beberapa aspek terkait keamanan pangan.

“Intinya selain berbagi tentang ilmu dan informasi baru tekait pengalaman wirausaha di bidang masing-masing. Kegiatan ini juga bisa meningkatkan power untuk kepercayaan diri, khususnya bagi kaum wanita agar terus terlibat dalam kegiatan kewirausahaan.

Selain itu harus berani berkolaborasi dalam membangun jejaring yang produktif dan inovatif,” ujar perempuan muda yang juga pendiri Agroeduwisata Attaqie Farm.

Hal senada juga diungkapkan Mr. Tadahisa Manabe, selaku Kepala Divisi APO yang berkesempatan membuka jalannya acara. Beliau mengatakan bahwa pertemuan ini menitik beratkan pada urgensi peran perempuan di suatu negara. Termasuk dalam aktifitas bisnis atau kewirausahaan berbasis digital.

“Acara ini dikhususkan untuk women entrepreneur, karena peran perempuan juga sangat penting dalam perkembangan suatu negara. Sehingga women entrepreneur perwakilan negara yang bergabung pada acara ini nantinya diharapkan dapat mengenal dan bahkan menguasai pola digital agribusiness,” kata Kepala Divisi APO Jepang ini.

Acara yang mengambil tema besar ‘Digital Agribusiness for Women Entrepreneurs’ ini diikuti oleh 16 peserta dengan delegasi tiap negara sebanyak 1- 3 orang. Selain Indonesia, negara lain yang hadir di antaranya adalah Bangladesh, Kamboja, Republik Fiji, India, Iran, Pakistan, Filipina, Sri Lanka dan Vietnam.

Momentum ini tentu menjadi penting bagi Universitas Trilogi terutama dalam upaya meningkatkan daya aktivasi tiga pilar yang dimiliki, yakni teknososiopreneur, kolaborasi dan kemandirian. Baik digunakan untuk mendukung aktivas mahasiswa, dosen, maupun kontribusi untuk bangsa.

Untuk diketahui, 4 tahun yang lalu, Universitas Trilogi juga telah dikunjungi 18 delegasi APO. Kunjungan delegasi ini salah satu tujuannya dilakukan dalam rangka mempelajari model tekno-sosio-preneur yang menjadi ciri khas Universitas Trilogi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here