Suaraterkini, Jakarta,- Di tengah situasi pandemi COVID-19, Korean Cultural Center Indonesia (KCCI) tetap menyapa masyarakat luas dengan beragam acara budaya Korea melalui format dalam jaringan (daring). Acara daring yang merupakan bagian dari diplomasi kebudayaan ini telah berlangsung sejak bulan Maret lalu. Acara yang mayoritas berupa siaran langsung ditayangkan di media sosial KCCI, yaitu Instagram, Facebook
dan YouTube.

Pada bulan April 2020, KCCI telah menggelar delapan sesi acara budaya daring. Tema yang diangkat adalah “Asah Kreativitas #dirumahaja”, “Belajar Bahasa Korea” (melalui lirik lagu K-Pop, dialog KDrama, dan bahasa gaul), serta “Perkenalan K-Culture” (Hanbok dan alat musik tradisional). Selain itu, mengajak para penonton memperlihatkan bakat menari K-Pop melalui siaran langsung dan sesi gelar wicara daring dengan Influencer Hallyu Indonesia.

Kehadiran acara budaya Korea daring mendapatkan respons yang sangat positif. Sekitar 15.000 penonton menyaksikan sajian konten budaya daring. Direktur Korean Cultural Center Indonesia, Kim Yong-woon menyampaikan, melalui konsep daring maka konten budaya Korea yang dipersembahkan KCCI dapat diakses oleh lebih banyak orang, bahkan yang baru mengenal Hallyu.

Mengikuti penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diperpanjang hingga 22 Mei 2020, KCCI pun telah merencanakan 31 sesi acara budaya daring pada bulan Mei dan Juni 2020. Ada kategori beragam, seperti kompetisi, mengundang pembicara tamu, serta pertunjukan dan pameran berkolaborasi dengan Korea Creative Content Agency (KOCCA), Korea Tourism

Organization (KTO) dan sejumlah lembaga seni budaya.
Dari kategori kompetisi, yaitu kompetisi membuat surat atau video untuk keluarga yang tinggal terpisah di kampung halaman, yang tidak dapat ditemui mengikuti larangan mudik. Di samping itu, akan mengadakan kompetisi DICAPOEM (digital camera and poetry) ke-2 dan kompetisi membuat
simbol Korea dari materi barang bekas.

KCCI juga mengundang pembicara tamu sebagai narasumber dalam acara budaya daring. Dokter di bidang pengobatan tradisional Korea akan menjadi narasumber di tema K-Medicine. Pada tema KPop, KCCI mengundang koreografer dan penari yang berbasis di Seoul sebagai guru tamu dalam kelas daring khusus. Selain itu, mengundang pemenang medali emas Taekwondo Asian Games 2018 dari Indonesia Defia Rosmaniar, Influencer Korea dan Indonesia, juru masak tenar dari Korea, pengrajin, serta narasumber dari bidang terkait. Pada acara budaya daring, KCCI juga melakukan kerja sama dengan sejumlah lembaga untuk menghadirkan konten pertunjukan dan pameran.

“KCCI akan terus menginformasikan beragam hal tentang Hallyu, serta memperluas kerja sama antara Korea dan Indonesia dengan melaksanakan berbagai acara budaya daring di tengah pandemi COVID-19,” tutup Direktur Kim Yong-woon.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here