Suaraterkini.com, Jakarta – Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat diharapkan bisa menjadi salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah, Hal ini diungkapkan Founder KAHMIPreneur Kamrussamad dihadapan peserta LK III HMI Nusra, di BP PAUD dan DIKMAS, Kota Mataram, NTB, baru-baru ini.

Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika harus menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi wilayah dan mampu mewujudkan daya saing Nusa Tenggara Barat dan Indonesia secara keseluruhan” ujarnya di sela – sela memberikan materi LK III HMI.

Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika telah ditetapkan berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) nomor 52 Tahun 2014 untuk menjadi kawasan pariwisata. Kawasan Mandalika berdiri di lahan seluas 1.035 hektar yang dikerjakan oleh PT Indonesia Tourism Development Corporate (ITDC), BUMN yang sebelumnya telah berhasil membangun kawasan pariwisata Nusa Dua di Bali.

Sisi lain terdapat potensi wisata sosial dengan adanya masyarakat Desa Adat Sade dan Desa Adat Ende khas masyarakat Sasak, penghuni asli Pulau Lombok yang berada tak jauh dari KEK Mandalika.

Kamrussamad menilai dengan adanya KEK Mandalika, diharapkan menjadi terobosan bagi kawasan – kawasan sekitar Mandalika untuk meningkat secara perekonomian, pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here