SUARATERKINI, Manggar – Ketua Komisi III DPRD Belitung Timur, Jafri mendukung Pemerintah daerah untuk mewujudkan Beltim Terang Benderang. Sebagai salah satu program Bupati Beltim terpilih dalam visi misinya, Dinas Perhubungan sebagai OPD teknis harus berupaya maksimal membenahi dan melengkapi penerangan lampu jalan.

Hal ini diungkapkan Jafri seusai rapat Pansus RPJMD bersama Dinas Perhubungan, Kamis (15/7) yang diwakili Sekretaris Dinas Perhubungan Marwi dan Kepala Bidang Lalu Lintas Jalan, Warsinu.

“Kami dari Pansus RPJMD berkaitan dengan visi misi Bupati Beltim, khususnya di Dinas Perhubungan maka program Bupati yang menginginkan Beltim Terang Benderang berharap kepada Dinas Perhubungan mensukeskan program ini,” ungkap Jafri.

Menurut Jafri, sebanyak 2.700an titik lampu penerangan jalan maupun gedung kantor terpasang saat ini memang masih kurang memadai. Sebab masih banyak titik yang seharusnya terpasang penerangan, kenyataannya gelap.

“Sekarang ini untuk penerangan jalan dan gedung kantor ada sebanyak 2.700 an titik. Targetnya di RPJMD 5 tahun kedepan, mereka menargetkan 9.000 titik. Mohon ini dilaksanakan dengan baik. Jangan sampai yang terjadi sekarang, banyak kendala di lapangan baik kesiapan dinas baik perangkat teknisi maupun peralatan,” jelasnya.

Pihaknya meminta Dinas Perhubungan cepat tanggap ketika ada laporan masyarakat terkait lampu jalan seperti kerusakan maupun titik yang belum terpasang.

“Kalau ada kendala-kendala tentang penerangan jalan seperti laporan masyarakat segera ditindaklanjuti. Untuk sekarang, kalau memang ada rencana penambahan 500 titik kita minta di jalan vital, di persimpangan, titik rawan kecelakaan, jalan kurang baik (rusak), gelap dan sebagainya tolong diprioritaskan agar Beltim 2021 sampai dengan 2022 bisa teratasi,” ujar Jafri.

Menurut politisi partai Golkar tersebut, Dinas Perhubungan harus membuat perencanaan pemasangan PJU jika benar-benar mendukung program Beltim Terang Benderang.

“Menyangkut anggaran yang harus kita penuhi (setujui) dalam RPJMD tolong disampaikan perencanaannya kepada kami, karena kami bertugas menganggarkan bersama Pemda. Kami coba diskusikan agar Beltim terang benderang bisa terwujud,” harap Jafri.

Jafri menekankan, laporan permasalahan PJU bukan urusan Bupati secara langsung tetapi OPD teknis lah yang menyelesaikannya. Sehingga, Dinas Perhubungan diminta tanggap sebelum Bupati turun ke lapangan.

“Kalau ada laporan masyarakat terkait PJU, Dinas segera ditindaklanjuti. Kami akan evaluasi sejauhmana kawan-kawan di Dinas melaksanakannya, kalau ada kendala kita diskusi agar bisa diatasi,” tegas Jafri. (wil)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here