Suaraterkini, Jakarta,- Kesadaran orang tua dalam mengajarkan anak menggosok gigi dengan benar masih sangat minim, hal ini terlihat dari banyaknya ditemukan kasus gigi berlubang. Hal tersebut dikatakan drg. M. Novo Perwira Lubis Sp.RKG(K) dari Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas trisakti (Usakti) kepada Rakyat Merdeka

“Banyak ditemukan kasus gigi berlubang dan sisa akar gigi susu pada anak- anak terlihat saat dokter gigi dari FKG Usakti melakukan pemeriksaan gigi kepada 96 anak-anak SDN 01 Tomang” jelasnya di sela-sela Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat serta Penyuluhan dan Pengobatan Kesehatan Gigi dan Mulut di SDN 01 Tomang (9/12).

Kebiasaan makan-makanan manis, cara menyikat gigi yang salah dan jarangnya menyikat gigi saat mau tidur membuat gigi anak mudah berlubang, tambah drg Novo yang juga selaku Ketua panitia penyuluhan.

Kegiatan penyuluhan, pemeriksaan gigi Gratis dan gosok gigi bersama di SD 01 Tomang Jakarta barat merupakan salah satu bentuk Pengabdian yang diikuti 96 siswa/i kelas II dengan melibatkan dosen, 15 Mahasiswa coa-ss semester akhir, serta 7 Dokter Gigi dari Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Trisakti, jelasnya.

Dengan adanya kegiatan PKM ini, Novo pun berharap, berkumur-kumur setelah makan makanan manis, menggosok gigi sebelum tidur dan memeriksakan gigi dengan rutin setiap enam bulan sekali dapat dilakukan. Hal tersebut bertujuan untuk mencegah terjadinya sakit gigi, sehingga anak- anak bisa mengikuti kegiatan belajar mengajar dengan nyaman.

Sementara itu, Kepala sekolah SD 01 Tomang Rusna Simarmata, mengucapkan terimakasih atas penyuluhan dan pengobatan gigi gratis yang telah dilakukan di SD 01 Tomang ini.

“Kami senang dengan hadirnya dokter gigi dari FKG Universitas Trisakti yang telah memberikan ilmu yang sangat bermanfaat terhadap anak-anak khususnya dalam menyikat gigi yang benar serta kerusakan gigi yang dapat terjadi apabila malas menyikat gigi “,

Pengawas Sekolah Drs Rugiman menyambut positif kegiatan PKM dari Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Trisakti (Usakti).

“Kami berharap kegiatan penyuluhan dan pemeriksaan gigi secara gratis dapat rutin dilakukan dan tidak hanya di SDN 01 Tomang, tapi dapat dilakukan di beberapa Sekolah Dasar yang di pimpinnya, sehingga anak-anak memiliki kesadaran akan kesehatan Gigi dan Mulut, pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here