Suaraterkini.com, Jakarta, — Upacara Penerimaan Mahasiswa Baru (UPMB) sekaligus Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Trilogi Tahun 2026 dihadiri oleh sejumlah pimpinan dan tokoh penting, Prof. Dr. Aries Setyanto Nugroho, Ketua Yayasan Pengembangan Pendidikan Indonesia Jakarta, yang diwakili oleh Dr. Wisnu Suhardono, S.E., M.Si., selaku Bendahara Yayasan Pengembangan Pendidikan Indonesia Jakarta; serta Dr. Henri Togar Hasiholan Tambunan, Ketua LLDIKTI Wilayah III, yang diwakili Tri WMunanto, SE., M.Ak. Kepala Bagian Umum LLDikti Wilayah III, Rektor Universitas Trilogi Prof. Dr. Pramono Hari Adi, MS., Dr. Anies Latiati, S.E., M.Ak., MHRM., M.Ed.St., CA., selaku Wakil Rektor I, dan Dr. Dendi Anggi Gumilang., MM., Dekan FEBH Dr. Aty Herawati, Dekan FSTD Silvester Dian Handy Permana, Ph.D. Turut hadir para anggota Senat Akademik, dosen dan tenaga kependidikan Universitas Trilogi, undangan dari berbagai lembaga dan instansi, serta para mahasiswa baru Universitas Trilogi Tahun 2026.
Kegiatan yang berlangsung pada Selasa, 15 September 2026, tersebut juga menghadirkan Andi F. Noya, wartawan senior sekaligus tokoh inspiratif Indonesia, sebagai pembicara. Kehadirannya menjadi bagian penting dalam rangkaian penyambutan mahasiswa baru Universitas Trilogi, khususnya melalui pengalaman panjangnya di dunia jurnalistik dan kemanusiaan yang menginspirasi tentang arti kolaborasi dan kebermanfaatan bagi sesama.
Dalam kesempatan tersebut, Andi F. Noya turut menyampaikan apresiasinya terhadap Universitas Trilogi. Ia menilai Universitas Trilogi memiliki komitmen yang kuat dalam menyiapkan generasi muda untuk menghadapi perubahan zaman, sekaligus mendorong mahasiswa agar tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.
UPMB Universitas Trilogi Tahun 2026 menjadi momentum istimewa dengan tercatatnya 1.300 mahasiswa baru yang bergabung pada tahun ini. Jumlah tersebut menjadi capaian penerimaan mahasiswa baru terbanyak sejak Universitas Trilogi hadir pada 1988. Para mahasiswa baru tersebut tersebar di berbagai program studi, baik bidang sosial maupun eksakta, serta berasal dari beragam latar belakang daerah dan budaya dengan mimpi dan cita-cita yang beragam.
Dalam sambutannya, Rektor Universitas Trilogi, Prof. Dr. Pramono Hari Adi, M.S., menyampaikan rasa bahagia dan bangga atas bergabungnya mahasiswa baru Tahun 2026. Menurutnya, meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap Universitas Trilogi bukan hanya menjadi catatan positif bagi institusi, tetapi juga menjadi momentum untuk terus memberikan kontribusi yang lebih luas bagi masyarakat.
“Kehadiran mahasiswa baru ini bukan sekadar bertambahnya jumlah mahasiswa Universitas Trilogi. Lebih dari itu, hari ini kita sedang menyambut sebuah generasi baru yang beberapa tahun mendatang akan menjadi generasi teknososiopreneur kebanggaan bangsa,” ujar Prof. Pramono.
Tumbuh melalui Kolaborasi
Rektor menegaskan bahwa tumbuhnya kepercayaan masyarakat terhadap Universitas Trilogi merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak, mulai dari jajaran pengurus yayasan, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, hingga mitra kolaborasi Universitas Trilogi, baik secara individual maupun kelembagaan.
Menurutnya, kepercayaan tersebut semakin membuka kesempatan bagi Universitas Trilogi untuk mengoptimalkan pengamalan Tri Dharma Perguruan Tinggi dan memberikan dampak yang semakin luas bagi masyarakat.
Tiga Pilar sebagai Bekal Menghadapi Perubahan
Dalam sambutannya, Prof. Pramono juga mengingatkan kembali identitas Universitas Trilogi yang merupakan pengembangan dari STEKPI sejak 1988. Universitas Trilogi memiliki tiga pilar utama, yaitu Teknososiopreneur, Kolaborasi, dan Kemandirian.
Ketiga pilar tersebut diharapkan tidak hanya menjadi konsep yang dipelajari secara akademik, tetapi berkembang menjadi karakter mahasiswa dalam menghadapi dunia yang semakin cepat berubah, semakin digital, dan semakin sulit diprediksi.
Terlebih saat ini perkembangan Artificial Intelligence (AI) telah mengubah cara manusia belajar dan bekerja. Karena itu, mahasiswa Universitas Trilogi diharapkan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi tanpa kehilangan identitas serta nilai-nilai kemanusiaan.
“Harapan akhirnya adalah tiga pilar Universitas Trilogi tersebut benar-benar menjadi bekal yang membuat kalian mampu beradaptasi dengan perubahan tanpa kehilangan identitas dan nilai-nilai kemanusiaan,” pesan Prof. Pramono.
Rektor juga mengajak mahasiswa baru untuk tidak hanya berfokus pada perkuliahan dan pencapaian indeks prestasi. Lebih dari itu, mahasiswa didorong untuk terus belajar, beradaptasi, berinovasi, serta memberikan dampak bagi keluarga dan masyarakat sekitar.
Resmi Menjadi Keluarga Besar Universitas Trilogi
UPMB 2026 ditutup dengan penerimaan resmi mahasiswa baru Universitas Trilogi Tahun 2026 sekaligus pembukaan kegiatan PKKMB. Atas nama Rektor dan keluarga besar Universitas Trilogi, Prof. Pramono menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang hadir serta kepada para orang tua mahasiswa atas kepercayaan yang diberikan kepada Universitas Trilogi dalam menjadi bagian dari perjalanan pendidikan putra-putri mereka.
Dengan bergabungnya 1.255 mahasiswa baru, Universitas Trilogi menyambut generasi baru yang diharapkan mampu menjadi insan yang cakap memanfaatkan teknologi, memiliki semangat kolaborasi dan kemandirian, serta mampu menghadirkan kebermanfaatan bagi masyarakat dan bangsa.
“Selamat bergabung menjadi keluarga besar Universitas Trilogi, menjadi generasi yang cakap memanfaatkan teknologi, serta berdampak untuk negeri,” tutup Prof. Pramono.


