XLSMART dan Komdigi Luncurkan DigiHer, Bidik Digitalisasi 2,4 Juta Perempuan Indonesia pada 2026

AdvertisementAds

SUARATERKINI, Jakarta – PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) melalui platform Sisternet resmi meluncurkan fitur terbaru bernama DigiHer, sebuah ruang belajar digital yang terintegrasi dengan program Digital Talent Scholarship Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) Republik Indonesia.

Inisiatif ini menjadi bagian dari upaya mempercepat peningkatan literasi dan keterampilan digital perempuan Indonesia dengan target menjangkau 2,4 juta perempuan sepanjang 2026.

Peluncuran DigiHer menjadi kelanjutan dari gerakan #1JutaSisterDigital yang selama ini digagas Sisternet. Melalui fitur tersebut, XLSMART ingin memastikan transformasi digital tidak hanya menghadirkan konektivitas, tetapi juga membuka akses pembelajaran dan peningkatan kompetensi bagi perempuan di berbagai daerah.

Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Meutya Viada Hafid, mengatakan bahwa peningkatan literasi dan keterampilan digital perempuan merupakan bagian penting dalam memperkuat pemberdayaan perempuan di Indonesia.

“Perempuan perlu mendapatkan akses yang setara terhadap pengetahuan, teknologi, dan peluang ekonomi digital agar dapat berkontribusi lebih besar bagi keluarga, komunitas, dan pembangunan nasional.

Kami mengapresiasi hadirnya DigiHer sebagai inisiatif kolaboratif yang membuka ruang belajar digital yang lebih inklusif, aman, dan relevan bagi perempuan Indonesia,” ujarnya di Jakarta, Kamis 11 Juni 2026.

BACA JUGA:  Infinix Resmi Luncurkan Smartphone Bagi Para Pecinta Game

Direktur & Chief Regulatory Officer XLSMART, Merza Fachys, menegaskan bahwa DigiHer merupakan wujud komitmen perusahaan dalam mempercepat digitalisasi perempuan Indonesia. “Transformasi digital yang inklusif membutuhkan akses pembelajaran yang mudah dijangkau dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Bersama Kementerian Komunikasi dan Digital, kami ingin membuka peluang yang lebih luas bagi perempuan Indonesia untuk meningkatkan keterampilan digital dan mengambil peran lebih besar dalam ekonomi digital,” kata Merza.

Berdasarkan data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), tingkat penetrasi internet pada laki-laki mencapai 82,7 persen, sementara perempuan sebesar 78,6 persen.

Kesenjangan tersebut menunjukkan masih adanya tantangan bagi perempuan dalam mengakses teknologi, pelatihan berkualitas, serta peluang pengembangan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri.

Melalui DigiHer, pengguna dapat mengakses ratusan materi pembelajaran digital yang mencakup literasi digital, keamanan siber, kecerdasan buatan (AI), produktivitas digital, digital marketing, personal branding, kewirausahaan digital, pengembangan karier, komunikasi hingga soft skills. Materi tersebut merupakan hasil kurasi Sisternet dan integrasi program Digital Talent Scholarship Komdigi.

BACA JUGA:  XLSMART Bangun Kabel Laut CANDLE 8.000 Km, Hubungkan Indonesia hingga Jepang

Tidak hanya menyediakan modul pembelajaran, DigiHer juga menjadi bagian dari ekosistem Sisternet yang mencakup komunitas, webinar, mentoring, networking, informasi peluang karier, serta berbagai program pemberdayaan perempuan lainnya. Program ini terbuka bagi pelajar, mahasiswa, profesional, pelaku UMKM, pekerja informal hingga ibu rumah tangga.

Kolaborasi antara Sisternet dan Komdigi menjadi bentuk sinergi pemerintah dan sektor swasta dalam mempercepat pengembangan talenta digital nasional.

Ke depan, DigiHer akan terus dikembangkan melalui penambahan konten, program sertifikasi, mentoring, komunitas belajar, serta peluang pengembangan karier yang semakin sesuai dengan kebutuhan industri.

Sebagai perusahaan digital connectivity, XLSMART juga terus memperkuat layanan 4G dan pengembangan jaringan 5G Blanket di berbagai wilayah Indonesia guna mendukung akses pembelajaran digital yang lebih luas dan merata.

Melalui DigiHer, XLSMART menegaskan komitmennya untuk menghadirkan konektivitas sekaligus pemberdayaan digital yang inklusif, sehingga manfaat transformasi digital dapat dirasakan oleh semakin banyak perempuan Indonesia.