Sharp Indonesia Perkuat Komitmen Keberlanjutan Lewat Aksi Nyata di Hari Bumi 2026

AdvertisementAds

SUARATERKINI, Jakarta – Dalam rangka memperingati Hari Bumi 2026, PT Sharp Electronics Indonesia kembali menegaskan komitmennya terhadap keberlanjutan melalui berbagai aksi nyata yang memberikan dampak langsung bagi lingkungan.

Bertempat di Hutan Lindung Angke Kapuk, kegiatan ini menjadi refleksi sekaligus langkah konkret Sharp dalam menjaga keseimbangan ekosistem.

Dalam pelaksanaannya, Sharp menggandeng Yayasan Burung Indonesia serta melibatkan siswa dari SMPIT dan SMK Pluit Raya, komunitas Sharp Greenerator, dan sejumlah mitra strategis lainnya.

Rangkaian kegiatan difokuskan pada tiga aktivitas utama, yakni penanaman mangrove, bird watching, dan plogging. Penanaman mangrove bertujuan memperkuat ekosistem pesisir yang berperan penting dalam mitigasi perubahan iklim, melindungi pantai dari abrasi, serta menjadi habitat alami berbagai spesies.

Sementara itu, kegiatan bird watching memberikan pengalaman edukatif bagi peserta untuk lebih memahami pentingnya menjaga keanekaragaman hayati, sekaligus mengenal peran strategis ekosistem mangrove dalam menjaga keseimbangan lingkungan.

Adapun aksi plogging dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan, di mana seluruh sampah yang terkumpul didata sebagai bagian dari pengukuran dampak kegiatan.

BACA JUGA:  Tokoh Masyarakat Belitung Gelar Musyawarah Bahas Penambangan di Laut Munsang

General Manager Marketing PT Sharp Electronics Indonesia, Andrew Gultom, menegaskan bahwa keberlanjutan merupakan bagian integral dari perjalanan bisnis perusahaan.

“Di Sharp, kami melihat keberlanjutan sebagai tanggung jawab jangka panjang. Melalui kegiatan ini, kami tidak hanya menghadirkan program, tetapi juga mendorong aksi nyata dan kolaborasi lintas generasi untuk menciptakan dampak yang berkelanjutan,” ujarnya.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari perjalanan panjang Sharp Greenerator, sebuah inisiatif lingkungan yang telah dijalankan sejak 2015. Selama hampir satu dekade, program ini telah menggerakkan ribuan generasi muda untuk terlibat dalam berbagai aksi pelestarian lingkungan, mulai dari edukasi hingga kegiatan lapangan.

Komitmen Sharp terhadap lingkungan juga tercermin dari berbagai inisiatif sebelumnya. Perusahaan telah menanam ribuan mangrove di berbagai wilayah Indonesia, termasuk lebih dari 3.300 pohon di pesisir Banten sebagai bagian dari rehabilitasi ekosistem karbon biru.

Di sisi lain, aksi bersih lingkungan yang dilakukan di wilayah kepulauan berhasil mengumpulkan puluhan kilogram sampah dalam satu kegiatan, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan limbah.

BACA JUGA:  Hampir Semua ASN di Belitung Sudah Mendapat Vaksinasi Covid-19

Tak hanya itu, melalui inovasi teknologi seperti Reverse Vending Machine (RVM), Sharp turut mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam mendaur ulang sampah plastik. Hingga saat ini, program tersebut telah berhasil mengumpulkan lebih dari 2 ton sampah plastik.

Rangkaian inisiatif ini mencerminkan pendekatan Sharp yang konsisten dalam menggabungkan edukasi, kolaborasi, dan aksi nyata dalam satu ekosistem keberlanjutan yang terintegrasi.

Melalui momentum Hari Bumi 2026, Sharp Indonesia menegaskan bahwa perubahan dapat dimulai dari langkah sederhana, seperti menanam pohon, menjaga kebersihan lingkungan, serta memahami ekosistem. Jika dilakukan secara konsisten dan bersama-sama, langkah kecil tersebut diyakini mampu menciptakan dampak besar dalam jangka panjang.

Ke depan, Sharp berkomitmen untuk terus memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak, khususnya generasi muda, sebagai kunci dalam menciptakan masa depan yang lebih berkelanjutan.