Suaraterkini, Jakarta,- Sebagai pioner program akuntansi dan bisnis di Indonesia , Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIE)  Jakarta Atau STEI  kini  berusia lima puluh tahun, pada perjalanan lima puluh tahun dalam dunia pendidikan, STEI berkontribusi dalam menghadikan sumber daya manusia yang Unggul di Indonesia. Hal tersebut dikatakan ketua Yayasan Pendidikan Fatahillah Jakarta (YPFJ) H Agustian Burda, BSBA., MBA di STEI Rawamangun Jakarta Timur (27/10).

“Pada usia 50 tahun, STEI mampu bertahan dan terus mengembangkan sarana dan prasarana pembelajaran terutama berbasis digital” jelasnya.

Hal senada dikatakan Ketua STEI Drs Ridwan Maronrong . M.Sc, sebagai pionir akuntansi dan Bisnis di Indonesia, Alumni STEI telah masuk keberbagai sektor lapangan pekerjaan, mulai dari profesional, pengusaha, bahkan tokoh nasional, seperti Ketua MPR Bambang Soesatyo dan beberapa tokoh lainnya.

“ Ini membuktikan kulitas pendidikan di STEI mampu bersaing dan menghasilkan banyak tokoh, karena ditunjang oleh pengajar dan beberapa juruan telah terakreditasi A, serta kini lingkungan kampus telah terkoneksi internet berbasis digital” tuturnya.

Pada tahun akademik 2019-2020, STEI berencana membuka program studi baru berbasis digital, hal ini sebagai jawaban akan kebutuhan dan perkembangan dunia pendidikan, tutup Ridwan.

Selama STEI berdiri sejak 1969 sampai sekarang, lanjut Agustian, Yayasan tidak pernah membebankan uang bangunan pada mahasiswa, ini merupakan komitmen pendiri STEI dalam menghadirkan pendidikan berkualitas dengan biayanya yang terjangkau, tambahnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here