SUARATERKINI, Tanjungpandan – Bupati sekaligus Ketua Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Sahani Saleh mengatakan RSUD Marsidi Judono Belitung untuk sementara akan menjadi rumah sakit khusus untuk menangani pasien Covid-19 karena meningkatnya kasus positif dalam beberapa hari terakhir.

“Sedangkan bagi pasien-pasien non Covid-19 untuk sementara ini kami alihkan ke rumah sakit swasta sampai kondisi kembali normal,” kata Sahani di Tanjung Pandan, Rabu (14/7).

Menurut dia, dalam beberapa hari terakhir jumlah kasus konfirmasi positif Covid-19 di daerah tersebut meningkat sehingga membuat kapasitas ruang isolasi di RSUD Marsidi Judono Belitung berkurang, maka langkah yang diambil adalah membuka ruang isolasi baru.

“Kami sudah menerima surat laporan dari Direktur RSUD mengenai kondisi saat ini, memang sudah penuh dan terbatas baik dari peralatan seperti tempat tidur maupun tenaga medis,” ujarnya.

Selain itu, pihak RSUD Marsidi Judono Belitung juga telah mengalihtugaskan sejumlah tenaga kesehatan di ruang perawatan non Covid-19 untuk ditugaskan di ruang isolasi Covid-19.

Sementara itu, Direktur RSUD Marsidi Judono Belitung, dr. Hendra, Sp.An mengatakan telah menyampaikan surat pemberitahuan awal kepada ketua Satgas Covid-19 Belitung mengenai kondisi penanganan Covid-19 di rumah sakit tersebut.

“Kalau sampai harus menutup rumah sakit hanya untuk Covid-19 tentu nanti ada surat resmi dari ketua gugus tugas, dan itu pun ketika situasinya sudah benar-benar tidak terkendali. Parameternya adalah kapasitas isolasi kami yaitu 86 tempat tidur,” katanya.

Ia mengatakan, prinsipnya RSUD Marsidi Judono akan berusaha memberikan pelayanan terbaik kepada pasien Covid-19 maupun penyakit lain, namun tetap memegang teguh prinsip keselamatan dan keamanan pasien, pengunjung, dan tenaga medis.

“Memaksakan pelayanan tanpa rasio yang ideal antara pasien, sarana prasarana, dan tenaga medis malah akan menimbulkan masalah lain, yaitu pasien tidak tertangani dengan baik dan nakes bertumbangan karena kelelahan,” tutup dia. (wil)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here