Rampungkan Program Inkubasi Sinergi Puluhan Organisasi Mahasiswa Naik Kelas

SUARATERKINI, Surabaya – PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) melalui program XL Future Leaders (XLFL) telah merampungkan program inkubasi revolusioner bagi seluruh organisasi mahasiswa (Ormawa) di Indonesia yang Bernama Sinergi (Inkubasi Reformasi Organisasi).

Program ini hasil kolaborasi antara XL Axiata, Komunitas #UangKita dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Program ini Berfokus pada peningkatan kapabilitas organisasional dan merupakan pengembangan dari program di tahun sebelumnya yaitu REAKSI (Rumah Akselerasi Inovasi).

Program yang berjalan mulai Mei 2023 sampai Agustus 2023 ini diikuti oleh 50 organisasi mahasiswa dari 30 perguruan tinggi di seluruh Indonesia dari sekitar 263 organisasi mahasiswa yang mendaftar.

Program ini secara simbolik ditutup dengan pemaparan kegiatan salah satu organisasi binaan Sinergi di event #Uangkita Talk oleh Kemenkeu pada Rabu, 6 September 2023, di Universitas Airlangga Surabaya.

Group Head Corporate Communications XL Axiata, Retno Wulan mengatakan,” dalam menghadapi perubahan yang cepat, kemampuan untuk bertransformasi dan beradaptasi menjadi kunci utama dalam mencapai keberhasilan.

Melihat potensi besar yang dimiliki oleh generasi muda Indonesia, program inkubasi Sinergi hadir dengan tujuan yang jelas yaitu menyiapkan pemimpin-pemimpin masa depan yang unggul dan mendorong akselerasi berkelanjutan.

BACA JUGA:  Lagi, Sharp Salurkan Dana Rp980 Juta ke Tujuh Kota untuk Tenaga Medis Covid-19

Maka dari itu, untuk meningkatkan kualitas organisasi dan anggotanya di Indonesia, Sinergi hadir sebagai pionir dalam mempersiapkan organisasi pemuda Indonesia untuk berinovasi dan beradaptasi dengan sukses.”

Retno menambahkan, program inkubasi Sinergi memberikan kesempatan yang luar biasa bagi para organisasi mahasiswa di seluruh Indonesia untuk bergabung dan menjalani perjalanan transformasi menuju kepemimpinan unggul.

Dalam rangkaian pembelajaran selama program ini, peserta akan diberikan pengetahuan, keterampilan, dan dukungan yang dibutuhkan untuk menjadi pemimpin masa depan yang mampu menghadapi tantangan kompleks di era digital.

Program ini dijalankan dilatarbelakangi oleh masih banyaknya organisasi mahasiswa yang kurang kreatif dalam membuat program kerja, cenderung hanya membuat program karena program tersebut adalah program yang selalu dilakukan setiap tahun, lebih buruknya lagi, organisasi mahasiswa hanya fokus kepada penerimaan anggota baru (kaderisasi) saja,” paparnya.

Padahal, seharusnya organisasi mahasiswa fokus kepada penyelesaian masalah yang terjadi di lingkungannya, hadir dengan solusi, dengan kata lain peka atau fleksibel terhadap kondisi lingkungan sekitarnya.

Maka dari itu, program sinergi hadir untuk memberikan workshop kepada anggota organisasi agar paham esensi program organisasi yang sebenarnya, pungkas Retno.

BACA JUGA:  Mudik Bareng XL Axiata Retailer dan Karyawan Pulang Kampung Gratis

redaksi.suaraterkini@gmail.com