SUARATERKINI, Tanjungpandan – Aparat Kepolisian Resor Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, memperketat penjagaan di GPIB Immanuel Tanjung Pandan pada pelaksanaan ibadah Misa Kamis Putih yang berlangsung malam ini.

Kasat Sabhara Polres Belitung Iptu Abdul Harris mengatakan, pihaknya melakukan pemeriksaan terhadap barang bawaan jemaat yang menghadiri Misa Kamis Putih tersebut.

“Setiap jemaat diperiksa barang bawaannya menggunakan “metal detector” sebelum memasuki lingkungan gereja,” ujar Abdul Harris, Kamis (1/4) malam.

Menurut dia, hal tersebut merupakan prosedur pengamanan kegiatan ibadah Misa Kamis Putih pada sejumlah gereja di wilayah itu guna mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak dinginkan serta memberikan rasa aman kepada jemaat selama ibadah berlangsung.

“Kami mengantisipasi adanya barang bawaan berbahaya serta tindak kejahatan lainnya selain itu kami ingatkan agar jemaat yang datang tetap mematuhi protokol kesehatan,” ujar dia.

Pihaknya menjelaskan, sebelum pelaksanaan ibadah dimulai personel dari Satuan Brimob dari Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Bangka Belitung juga telah melakukan strelisasi ruangan gereja tersebut.

“Tadi telah disterilkan oleh personel Brimob kemudian diserahkan kepada kami untuk tugas pengamanan selanjutnya sampai sejauh ini kondisi masih aman dan kondusif,” katanya.

Polres Belitung  menyiagakan sebanyak 132 orang personel di seluruh gereja di Kab. Belitung dengan sekitar 8-9 personel di masing-masing gereja pada rangkaian ibadah Paskah 2021.

Seperti diketahui terjadi aksi bom bunuh diri pada 28 Maret 2021 di Gereja Katedral Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Akibat ledakan tersebut, 20 orang jemaah dan pihak keamanan gereja luka-luka dan menjalani perawatan di rumah sakit. (wil)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here