Kemenhub Gelar Seminar Virtual Bersama Delegasi Uni Eropa

AdvertisementAds

Suaraterkini, Jakarta,-Badan pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) Kementerian Perhubungan bekerja sama dengan Delegasi Uni Eropa untuk Indonesia dan Brunei helat kuliah umum virtual bertajuk “Current Transportation Condition in the European Union and Its Challenges” sabtu (4/7).

Sekretaris BPSDMP, M. Popik Dalam sambutannya, memberikan apresiasi kepada European Commission dan European Union Delegation for Indonesia and Brunei Darusalam, atas kerja sama dan kesediaannya hingga kuliah umum ini dapat terlaksana dengan baik.

“Seperti yang kita ketahui bersama bahwa negara-negara Eropa memiliki teknologi dan sistem manajemen transportasi yang maju, dengan kuliah umum ini kami harap para pembicara dapat membuka wawasan para taruna terkait teknologi, sistem managemen transportasi, kondisi transportasi di Uni Eropa saat ini melalui sharing information and knowledge,” ucap Popik dalam keterangan tertulisnya,

Kuliah umum menghadirkan speaker Head of International Relations Unit DG MOVE European Commission, Mr Harvey Rouse dan moderator Kepala Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan Laut, Capt. Sahattua Simatupang dan diikuti oleh 955 peserta yang terdiri dari para taruna, dosen, serta pegawai.

BACA JUGA:  Kembangkan Potensi Geopark, Kementerian ATR/BPN Petakan Pulau Belitung Secara Tematik

Popik menggunakan kesempatan kuliah umum ini untuk memperkenalkan BPSDMP. Ia mengatakan bahwa BPSDMP mengelola 26 sekolah dan lembaga diklat yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia dengan jumlah taruna sekitar 16.000 orang.

Ia juga menjelaskan tentang strategi BPSDMP dalam meningkatkan kualitas dan kompetensi lulusannya agar mampu bersaing di Industri transportasi nasional maupun internasional

Pada tempat yang sama, hadir Kepala Pusat Pengembangan SDM Perhubungan Darat, Soeharto dan Kepala Pusat Pengembangan SDM Perhubungan Udara Heri Sudarmadji yang juga menyampaikan apresiasi dan ikut aktif berdiskusi tentang bagaimana pengelolaan sistem transportasi di masa Pandemi Covid-19 dalam mendukung kelancaran distribusi logistik di negara-negara Uni Eropa, tutupnya.