SUARATERKINI, Tanjungpandan – Kebutuhan ayam potong di Kabupaten Belitung, Provinsi Bangka Belitung, meningkat menjelang bulan suci Ramadan. Walaupun demikian, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Belitung, memastikan stok ayam potong cukup.

“Sebenarnya sebelum Ramadan pun, di Bulan Ruwah (Syaban) kebutuhan sudah meningkat, karena di bulan Syaban banyak orang menyelenggarakan pernikahan dan acara Ruwahan sehingga permintaan naik,” ujar Kepala DKPP Belitung, Destika Efenly di kantornya, Senin (5/4).

Menurutnya, pada bulan-bulan biasa, kebutuhan ayam potong di Belitung mencapai 300 ribu ekor. Sementara pada bulan Ramadan biasanya akan meningkat menjadi 400 ribu ekor per bulannya.

“Kalau dari kuantitas kami pastikan cukup karena saat ini ada stok sebanyak 400 ribu ekor ayam potong,” ujarnya.

Pihaknya menambahkan, bulan Februari lalu baru saja masuk pasokan bibit ayam potong ke Belitung sebanyak 344.723 ekor.

Menurut Destika, saat ini permintaan meningkat selain karena berada pada bulan Syaban, juga karena ekonomi masyarakat meningkat, berbeda dari tahun 2020 lalu dimana permintaan menurun drastis akibat pandemi Covid-19.

“Harga ayam potong saat ini Rp 40.000 perkilo, (harga) ini sudah meningkat sejak 2 minggu lalu, dan ada indikasi akan meningkat lagi, karena kenaikan harga pakan. Harga pakan rata-rata naik Rp 50.000 per sak (karung), dimana sebelumnya jenis malindo Rp 425.000 per sak, saat ini Rp 470.000,” tambahnya. (wil)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here