Ale-Ale Hadirkan Kesegaran Tropikal dan Edukasi Remaja di Program Goes to School

AdvertisementAds

SUARATERKINI, Jakarta – Pasar minuman rasa buah di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan positif, terutama di kalangan anak usia sekolah dasar hingga sekolah menengah pertama (Gen Alpha) yang menyukai minuman segar, praktis, dan mudah dikonsumsi.

Menjawab kebutuhan tersebut, WINGS Food melalui merek Ale-Ale resmi menghadirkan inovasi terbaru berupa Ale-Ale Nanas, dengan sensasi rasa manis, asam, dan juicy khas buah nanas yang menyegarkan.

Berdasarkan data Nielsen 2025, Ale-Ale masih memimpin kategori minuman rasa buah dengan pangsa pasar lebih dari 80 persen. Sebagai pemimpin pasar, Ale-Ale terus berkomitmen menghadirkan inovasi rasa yang relevan dengan selera konsumen. Dalam beberapa tahun terakhir, rasa nanas juga semakin populer berkat karakter rasanya yang segar dan tropikal.

“Pemilihan rasa nanas dilandasi oleh keseimbangan manis dan asam yang menghadirkan sensasi segar dan mudah diterima oleh Gen Z dan Gen Alpha. Di tengah tren minuman fruity dan tropical, nanas memberikan pengalaman rasa yang fun, menyegarkan, dan relevan dengan gaya konsumsi anak muda saat ini,” ujar Tivany Julyana, Brand Manager Ale-Ale, Senin (9/2) di Bogor.

BACA JUGA:  Tetap Aktif dan Nyaman Saat Menstruasi dengan Antiseptik Povidone-Iodine

Tidak hanya menghadirkan inovasi produk, Ale-Ale juga secara konsisten menjalankan peran edukatif melalui program Ale-Ale Goes to School. Mengawali tahun 2026, program ini menghadirkan talkshow bertajuk “Berani Berekspresi, Makin Juara” di lima sekolah di Kota Bogor. Hingga Februari 2026, Ale-Ale telah menyambangi lebih dari 20 SMP di Pulau Jawa.

Dalam kegiatan tersebut, psikolog memberikan edukasi kepada siswa mengenai pengenalan minat dan potensi diri, gaya belajar yang sesuai (visual, auditori, atau kinestetik), hingga pengelolaan penggunaan gadget secara sehat.

Zamia Safira, M.Psi, Psikolog Klinis Remaja dan Dewasa, menekankan pentingnya konsep mindful gadget dan digital balance. Menurutnya, media sosial dan teknologi bukanlah musuh, melainkan alat yang perlu digunakan secara sadar dan seimbang.

“Teknologi akan memperkuat anak yang sudah mengenal dirinya, dan tidak akan menggantikan proses tumbuhnya. Anak yang dibekali kesadaran digital tidak hanya mahir teknologi, tetapi juga lebih sehat secara emosi dan lebih kuat dalam mengenal dirinya,” jelas Zamia.

Program Ale-Ale Goes to School juga mendorong siswa untuk berani mengeksplorasi minat dan bakat melalui berbagai aktivitas, termasuk kompetisi ekstrakurikuler.

BACA JUGA:  XL Axiata Umumkan Pengunduran Diri Mohamed Adlan bin Ahmad Tajudin

Dukungan terhadap semangat berekspresi juga datang dari Quinn Salman, Brand Ambassador Ale-Ale. Ia menilai keberanian mencoba hal baru menjadi bagian penting dalam proses pengembangan diri.

“Aku percaya kalau kita berani mencoba banyak hal, kita bisa lebih mengenal diri sendiri dan menemukan apa yang benar-benar kita suka. Kehadiran Ale-Ale Nanas menurutku seru karena rasanya fresh, fun, dan beda, seperti mengingatkan untuk terus berani eksplor hal-hal baru yang positif,” ujarnya.

Melalui peluncuran Ale-Ale Nanas dan program edukasi yang berkelanjutan, Ale-Ale ingin menjadi bagian dari keseharian generasi muda Indonesia, tidak hanya sebagai minuman yang menyegarkan tetapi juga sebagai brand yang mendukung tumbuh kembang remaja secara positif.

Ale-Ale Nanas menawarkan rasa nanas manis dan asam yang seimbang, dengan sensasi segar menyerupai buah aslinya. Varian ini juga fleksibel untuk dikreasikan menjadi berbagai menu, seperti es nanas float, jelly drink, ice blend, hingga campuran nata de coco.

Sejak hadir pada 2006, Ale-Ale telah memiliki 10 varian rasa, yaitu Jeruk, Stroberi, Anggur, Sirsak, Markisa, Mangga, Leci, Jambu, Funflava Cocopandan, dan varian terbaru Nanas. Produk ini tersedia di berbagai toko dan warung dengan harga terjangkau, mulai dari Rp1.000 per cup.