SUARATERKINI, Tangerang – Kelompok Studi Dermatologi Kosmetik Indonesia (KSDKI) yang merupakan bagian dari Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (PERDOSKI) menghimpun para pakar yang ahli di bidang kosmetik dermatologi membuat pedoman membuat buku Pedoman Injeksi Toksin Botulinum ditujukan untuk meningkatkan pengetahuan para praktisi estetika tentang teknik-teknik klinis dalam injeksi, cara kerja, indikasi, kontraindikasi, efek samping Toksin Botulinum serta imunogenitasnya.

Hal tersebut dikatakan Ketua Kelompok Studi Dermatologi Kosmetik Indonesia (KSDKI) dr. Lilik Norawati, Sp.KK, FINSDV, FAADV sesaat setelah peluncuran buku Pedoman Injeksi Toksin Botulinum Pertama di Indonesia, pada acara INDALAS 2022 di ICE BSD Tangerang baru-baru ini.

Menurutnya, prosedur pembuatan pedoman penatalaksanaan ini didukung oleh MERZ AESTHETICS Indonesia. ”Semoga bersamaan dengan terciptanya pedoman ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi para praktisi kosmetik dermatologi sehingga dapat mencegah efek samping dan komplikasi yang dapat terjadi,” sambungnya lagi.

Disamping itu, Dr. dr. M. Yulianto Listiawan, Sp.KK, FAADV, Ketua Perdoski Pusat periode
2022-2024 menambahkan bahwa puluhan tahun terakhir saat toksin botulinum masuk dan didistribusikan di Indonesia belum ada keseragaman atau pedoman mengenai hal ini. Sampai akhirnya lahirlah “Pedoman Injeksi Toksin Botulinum” sebagai pedoman toksin botulinum pertama yang diterbitkan oleh KSDKI dan PERDOSKI.

Untuk itu, demi mendukung hal tersebut Heidy Sembung, Chief Representative, Merz
Aesthetics Indonesia, menyampaikan bahwa Merz Aesthetics hadir sebagai mitra para
dokter di dunia Medical Aesthetic untuk mendorong kepercayaan diri dengan membantu dokter termasuk para pasien agar bisa terlihat lebih baik, merasa lebih baik, dan hidup lebih baik (look better, feel better and live better). “Salah satunya kami mendukung dengan cara peluncuran Pedoman Injeksi Toksin Botulinum pertama di Indonesia bersama Kelompok
Studi Dermatologi Kosmetik Indonesia (KSDKI),” tambahnya.

Disamping itu, dirinya menjelaskan Merz Aesthetics memastikan bahwa selain produknya yang selalu memenuhi standar keamanan dan kualitas (termasuk) efektivitas yang tinggi, pihaknya juga memberi dukungan Pendidikan Berkelanjutan kepada para dokter, meningkatkan awareness dan edukasi tentang produk estetik terkini, contohnya toksin botulinum yang bekerja sama dengan organisasi kedokteran seperti Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (PERDOSKI). (Rep)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here