SUARATERKINI, Jakarta – Setelah melewati delapan minggu penyelenggaraan, kompetisi basket virtual pertama dan satu-satunya di tanah air, ViCee Skills Competition, telah menemukan pemenangnya. Total 10 putra dan 10 putri terbaik, layak menyandang predikat ViCee Elite Players.

Mereka telah mengalahkan ribuan peserta lainnya dari seluruh Indonesia. Melewati ratusan tantangan yang menguji konsistensi dan kemampuan basket Individu mereka setiap harinya. Selama dua bulan, sejak Oktober hingga Desember 2020.

ViCee Skills Competition telah diikuti seluruh atlet pelajar yang berasal dari 150 kota/kabupaten. Mewakili seluruh provinsi di Indonesia yang berjumlah 34 (provinsi). Dari Aceh hingga Papua. Meski harus melakoni pengalaman baru bermain basket melalui virtual, antusias luar biasa ditunjukkan oleh ribuan student athlete se-nusantara untuk ikut berpartisipasi. Total terdapat 26 ribu video yang tersubmit sepanjang penyelenggaraan kompetisi basket virtual ini.

Selama delapan pekan mereka saling beradu skill olahraga basket melalui platform aplikasi digital DBL Play. Selain sebagai ajang menguji kemampuan individu, ViCee Skills Competition juga berhasil menarik minat anak muda untuk bergerak dan berolahraga setiap hari.

“Ini bukan hanya sebuah kompetisi, tapi ini adalah gerakan positif dari anak muda di Indonesia agar senantiasa berolahraga dan bergerak terus meski di rumah. Khususnya pada masa pandemi,” ujar Masany Audri, Direktur DBL Indonesia.

Hebatnya, lanjut Masany, para peserta yang sukses menjadi ViCee Elite Players sangat beragam asal kotanya. Pada leaderboard putra misalnya, enam dari sepuluh pemain terbaik berasal dari luar pulau Jawa seperti Aceh, Bali dan juga Palu. Hal itu menunjukkan bahwa kekuatan individu pemain merata hingga ke seluruh Nusantara

Sebagai pemuncak leaderboard putra, Albert Fo peserta dari SMA Kanisius Jakarta sangat puas dengan hasil dan pencapaian yang didapatnya pada kompetisi ini, pasalnya ia merasa berbagai usaha dia lakukan dengan maksimal kala membagi waktunya dengan sekolah daring.

“Melakukan yang terbaik sejak awal minggu saya mengikuti kompetisi ini membuat saya tak pernah kehilangan semangat. Selain untuk ajang pembuktian bagi diri sendiri, prestasi yang saya dapat ini juga untuk penyemangat saya menyambut kompetisi lain yang semoga segera bisa diselenggarakan secara langsung,” tuturnya

Di leaderboard putri, Baiq Bening Salsabila, siswi SMAN 1 Mataram bersama satu rekannya berhasil masuk ke Top 10. Mereka berdua adalah wakil dari luar Jawa yang berhasil menjadi ViCee Elite Players. Bening mengaku bahwa bermula dari kecintaannya terhadap olahraga dan tidak adanya aktifitas fisik selama proses belajar dari rumah, menjadi niat awal untuk mendaftarkan diri pada kompetisi basket virtual pertama dan satu-satunya di Indonesia ini.

“Aktifitas olahraga menurut saya harus tetap dilakukan di rumah, dengan adanya kompetisi ini intensitas olahraga saya meningkat ditambah dengan banyak tantangan yang dapat mengasah kemampuan basket saya,” ujarnya

Antusias dari para anak muda untuk tetap beraktifitas positif di tengah kondisi seperti ini mendorong PT Darya Varia Laboratoria melalui brand ViCee untuk terus mendukung berbagai kegiatan dengan tujuan agar anak muda tetap memiliki jiwa kompetitif, berprestasi dalam berbagai hal namun tetap dengan kondisi fit dan prima.

“Program Vicee Skills Competition ini dapat memotivasi anak muda menjaga daya tahan tubuh dan imunitas tubuh ditengah Pandemi sesuai dengan tujuan utama kami. Dan kami akan terus berpartisipasi untuk tetap mendukung berbagai program lain kedepannya,” ungkap Gigih Rengga Yudhistira, Brand Manager PT Darya Varia Laboratoria.

Atas dukungan dari ViCee tersebut, 10 pemain terbaik putra dan 10 pemain terbaik putri yang terpilih sebagai ViCee Elite Players akan mendapat training basket eksklusif yang digelar bekerja sama dengan DBL Academy.

Berikut adalah daftar pemenang kompetisi ViCee Elite Players:

Putri:

1. Caitlyn Graciella – SMA Santo Albertus Malang (671 Poin)
2. Mellisa Erika – SMA Gloria Surabaya (659 poin)
3. Monica Selviana – SMA Stella Duce 1 Yogyakarta (658 Poin)
4. Celine Christiawan – SMA Stella Duce 1 Yogyakarta (655 Poin)
5. Audrey Shafa Diandra – SMA Terang Bangsa Cirebon (643 Poin)
6. Baiq Bening Salsabila – SMAN 1 Mataram (634 Poin)
7. Kanaya Dianne Tandu Sudiyanto – SMA Kolese Loyola Semarang (631 Poin)
8. Adira Tria Ananda – SMAN 1 Mataram (631 Poin)
9. Salsabila Syahira Shafa – SMAN 21 Jakarta (629 poin)
10. Antonia Dameria Yuanti – SMA Stella Duce 1 Yogyakarta (629 Poin)
Putra:

1. Albert Fo-SMA Kanisius Jakarta (736 Poin)
2. Hishnu Ghaitsul Hudna – SMAN 1 Langsa (724 Poin)
3. Aro Singgih Kusuma Wardhana – SMA Warga Surakarta (711 Poin)
4. Riza Afif Syamaidzar -SMKN 1 Jenangan (705 Poin)
5. Leonardo Angky – SMA Rehoboth Ambon (702 Poin)
6. Faizhal Albaits – SMAN 2 Palu (700 Poin)
7. Raka Giurdanu – SMAN 1 Bangkalan (697 Poin)
8. Rahmat Hidayat – SMAN 1 Majene (696 Poin)
9. Yehezkiel Mahesvara Rahadiyanto – SMAN 1 Denpasar (692 Poin)
10. Mark Nathanael Djambek – SMA Kalam Kudus Badung (691 Poin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here