Suaraterkini, Jakarta, -Tingkat penyebaran Covid-19 di Indonesia khususnya di Jakarta belum mengalami penurunan, namun beberapa perkantoran dan aktifitas masyarakat tetap berjalan, termasuk praktek dokter gigi.

“Resiko penularan COVID-19 yang tinggi di lingkungan praktik kedokteran gigi menggugah berbagai organisasi kedokteran gigi di seluruh dunia, termasuk Indonesia utk mengeluarkan sebuah himbauan yakni penundaan kunjungan dokter gigi kecuali kondisi darurat” ungkap drg.Intan Farizka, Sp. Rad. OM pada kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (Abdimas) Fakuktas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Trisakti (Usakti) secara daring dengan warga RT 02/ RW 011 Kelurahan Limo, Depok.

“Saat penyebaran pandemi ini masih tinggi, idealnya masyarakat tinggal di rumah, tetapi ketika aktifitas yang mengharuskan ke luar rumah, harus menjalakan protokol kesehatan” kata drg Intan yang juga ketua tim Abdimas FKG Universitas Trisakti

Dengan tema “Sosialisasi Penundaan Perawatan Rutin ke Dokter Gigi dan Tindakan Radiologi Untuk Mengurangi Tingkat Penyebaran Covid-19”, Dosen FKG Usakti ini, mengajak masyarakat untuk menunda sementara ke dokter gigi jika kondisi nondarurat , namun jika mengalami keluhan atau sakit Gigi, tidak perlu ragu atau khwatir datang ke dokter gigi, karena hampir semua dokter praktek gigi telah menjalakan protokol kesehatan.

Hal senada dikatakan drg Rizki Tanjung dalam pemaparannya melalui zoom, bahwa masyarakat diberikan pemahaman terkait covid-19, cara penyebaran, ciri-cirinya dan pencegahannya serta beberapa hal yang mendasari perlu tidaknya datang ke dokter gigi di tengah pandemi.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh tim FKG Usakti yang terdiri dari drg. Intan Farizka, Sp. Rad. OM selaku ketua Abdimas, beserta beberapa dosen & mahasiswa koass, diantaranya, drg. Rizki MM, MSi, drg. Hartono Pudjowibowo MS, DURMF, drg. Isya Hanin Sp.Pros, Mariska Slametiani, Fajar Ramadhan, Tegar Wahyu Priambodo, staf Fakultas yaitu Arda Candra Mahendra, SKM serta alumni yaitu drg. Irene Nathania

Masyarakat yang mengikuti kegiatan nampak antusias, hal tersebut terlihat dari beberapa pertanyaan terkait covid-19 dan seputar gigi.

Dengan penyuluhan ini, tim FKG Usakti berharap masyarakat dapat mengaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari supaya memutus rantai penyebaran Covid-19 dan masyarakat hidup sehat dan beraktifitas kembali, pungkas Intan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here